Polisi Tangkap Dosen Penyebar Hoaks Pembunuhan Muadzin


SURATKABAR.ID – Seorang dosen berinisial TAW, warga Desa Tirtomartini, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, Jawa Tengah, Ditangkap polisi, Senin (26/2/2018). Wanita berusia 40 tahun itu diduga sebagai penyebar berita hoaks di media sosia.

Dilansir dari kompas.com, berita hoaks yang disebarkan TAW adalah tentang pembunuhan seorang muazin di Majalengka oleh seseorang yang berpura-pura gila. Berita bohongnya itu ia sebarkan melalui media sosial Facebook.

Hal tersebut disampaikan oleh Dir Reskrimum Polda Jabar Kombes Umar Surya Fana, Selasa (27/2/2018), melalui pesan singkat. Ia menjelaskan bahwa penangkapan pelaku TAW ini didasarkan pada laporan polisi nomor Lp/81/A/II/2018/Jbr/Res Mjl/Sat.Reskrim tertanggal 22 Februari 2018.

Umar mengatakan, berita hoaks yang diduga disebarkan TAW ini diketahui oleh anggota Polres Majalengka pada Sabtu (17/2/2018) sekitar pukul 12.00 melalui media sosial akun Facebook bernama Tara Dev Sams dan akun tersebut dioperasikan oleh pelaku.

Berikut adalah unggahan berita hoaks akun Tara Dev Sams.

SIAPA KEMAREN YANG KEPANASAN SUARA ADZAN ?? dan seorang Muadzin jadi korban (yang katanya) orang gila. ????

Innalillahi wa innailaihi Rojiun, nama beliau bpk Bahron seorang muadzin di desa sindang kec. Cikijing. Majalengka Jawa Barat.

Modus perampokan disertai pembunuhan…

Mungkin kah orang gila lagi pelakunya?

KEBENARAN AKAN MENEMUKAN JALANNYA DAN ITULAH KEPEDIHAN BAGI PARA PENCIPTA & PEMAIN SANDIWARA INI.. ALLAH MAHA MEMBALAS…aamiin

Setelah diselidiki, pihak kepolisian pun tak menemukan adanya korban seorang muadzin yang terbunuh dan pelaku dengan gangguan jiwa sebagaimana disbut dalam unggahan itu.

“Atas kejadian tersebut, masyarakat di Kabupaten Majalengka menjadi resah dan takut sehingga menimbulkan kegaduhan dan rasa kebencian seseorang atau salah satu pihak,” kata Umar.

Polisi pun mengambil tindakkan selanjutnya dengan memburu penyebar berita bohong tersebut. setelah didapat identitas pelaku, barulah polisi mengear dan menangkapnya.

TAW pun akhirnya ditangkap personel Sat Reskrim Polres Majaengka dan Ditreskrimum Polda Jabar di Kawasan Jakarta Utara pada Senin (26/2/2018) malam. TAW langsung dibawa ke Polres Majalengka. Sementara itu, polisi sampai saat ini terus mengembangkan kasus tersebut.


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler


Berita sebelumyaSetelah Muslim Cyber Army, Ada 9 Kelompok Lain yang Sedang Dikejar
Berita berikutnyaWali Kota Kendari Bersama Sang Ayah Ditangkap Tangan KPK, Apa Motifnya?