Tak Terbendung! Isak Tangis Iringi Pemakaman Korban Kecelakaan di Tanjakan Emen


SURATKABAR.ID – Pada Sabtu (10/02/2018) pukul 17.00 WIB, telah terjadi kecelakaan maut di kawasan Tanjakan Emen, Jalan Raya Bandung-Subang, Kampung Cicenang, Ciater Subang, Jawa Barat. Menurut data terakhir yang diperoleh, sebanyak 27 orang meninggal dunia dan 18 orang luka-luka akibat kecelakaan bus pariwisata tersebut.

Melansir laporan Kompas.com, Minggu (11/02/2018), pemakaman untuk para korban meninggal dunia sudah mulai dilakukan mulai siang ini. Pemakaman massal dilakukan di Taman Pemakaman Umum Legoso, Pisangan, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Banten.

Di Tempat Pemakaman Umum tersebut, sudah disiapkan dua liang lahat untuk kuburan massal warga yang tewas. Namun, ada juga dari keluarga korban yang sudah menyiapkan liang lahat bagi anggota keluarga mereka sendiri.

Totalnya, sebanyak 27 warga Pisangan, Ciputat Timur, harus tewas dalam kecelakaan maut tersebut. Bus yang membawa mereka berwisata ke Bandung terguling di tanjakan Emen.

Dari RSUD Tangerang Selatan, jenazah sempat dibawa ke rumah duka masing-masing sebelum dimakamkan.

Salah satu jenazah yang sudah dimakamkan adalah Budiyanuati binti Muhammad Soegandi. Keluarga tampak melepas kepergian perempuan kelahiran 7 Januari 1960 itu dengan isak tangis tak terbendung.

Sementara itu, para warga sekitar juga tampak memenuhi lokasi pemakaman. Tahlil dan Yasin terdengar dilantunkan.

Ada pun melansir reportase Tribunnews.com, jenazah yang dikubur secara massal berjumlah 17 orang. Pemakaman massal yang dilakukan terbagi menjadi dua lubang makam. Lubang panjang pertama berisi sebelas jenazah, sedangkan lubang lainnya berisi enam jenazah.

Menurut pantauan wartawan, satu persatu jenazah mulai datang ke TPU Legoso sejak pukul 12.45 WIB.

Rem Bus Blong?

Kapolres Subang AKBP M Joni mengatakan, bus yang memiliki nomor polisi F 7959 AA. Menurut data yang didapat, bus pariwisata tersebut berisikan 50 orang penumpang. Mereka adalah rombongan wisatawan dari Tangerang Selatan. Bus tersebut membawa rombongan anggota Koperasi Simpan Pinjam Permata. Nahas, di jalan Tanjakan Emen yang dikenal kerap makan korban, bus menabrak sepeda motor di depannya dan kemudian terguling.

Sebelumnya, rombongan bus tersebut baru saja meninggalkan wisata kawah Gunung Tangkuban Parahu di Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, untuk kembali pulang ke Tangerang Selatan via Tol Cikopo-Palimanan yang bisa diakses dari Gerbang Tol Subang Kota. Demikian mengutip laporan Liputan6.com.

Setelah keluar dari gerbang Tangkuban Parahu, bus harus melewati turunan panjang sekitar kurang lebih 2 kilometer.

Saat melewati turunan panjang yang curam dan berkelok-kelok di tengah kebun teh dan hutan pinus itulah bus mengalami kecelakaan tragis.

“Saat melintas turunan panjang dan berkelok, bus tidak terkendali karena diduga rem blong dan menabrak sepeda motor dengan nomor polisi T 4382 MM. Bus kemudian menabrak tebing sebelah kiri jalan dan terguling di bahu jalan,” papar Joni.