Membanggakan! Siswa Ponorogo Berhasil Menangkan Desain Medali Youth Olympic Games 2018 Argentina


SURATKABAR.ID – Nama Indonesia kembali diharumkan di kancah internasional karena prestasinya. Kali ini, seorang anak bangsa berhasil menyabet satu prestasi yang membuat seluruh penduduk dunia berdecak kagum. Dia bernama Muhamad Farid Husen, seorang siswa asal Ponorogo, Jawa Timur. Farid rupanya berhasil memenangkan sayembara desain medali Youth Olympic Games 2018 di Buenos Aires Argentina.

Seperti dikutip dari laman Tribunnews.com, Kamis (01/02/2018), Youth Olympic Games sendiri merupakan ajang perlombaan banyak cabang olahraga yang diselenggarakan oleh Komite Olimpiade Internasional. Event ini diselenggarakan setiap 4 tahun sekali di musim panas dan musim dingin. Untuk tahun 2018 ini, acara bertempat di Buenos Aires, Argentina.

Secara resmi, hal ini diumumkan oleh akun Youth Olympics sendiri.

Karena kemenangan yang berhasil diraihnya tersebut, kabarnya Muhamad Farid Husen bisa mendapat banyak keistimewaan.

Baca juga: Akrab! Gus Ipul dan Emil Dardak Nobar Saat Gerhana Bulan

Tak hanya membuat bangga banyak penduduk Indonesia, dirinya juga mendapatkan tiket pulang pergi ke Argentina.

Selain itu, ia bisa menyaksikan semua kompetisi secara gratis, termasuk penginapan selama di Argentina.

Yang terpenting, prestasinya yang mendunia ini tentu akan terukir seumur hidup dan jadi cerita membanggakan bagi generasi penerusnya kelak.

Mengenai kemenangannya tersebut, Farid juga membagikan desain buatannya yang membuat nama Indonesia melambung tersebut.

Melalui akun @faridhusen_, ia menuturkannya.

This medal was inspired by the fireworks. In certain events, fireworks is the most awaited moment. Fireworks are something interesting, it's beautiful and it's make the atmosphere more life and memorable. It's same with The Youth Olympic Games, which is the most awaited moment. The moment that can make dreams come true. The moment that always memorable for everyone. Fireworks representing the excitement and the glory of the Youth Olympic Games. Where the all nations come together as one to participate and celebrate with excited and euphoria. Fireworks usually showing up at the celebration. It's representing the celebration of the athlete victory. After a long journey, where it's full of fighting and sacrifices. They deserve to celebrate their victory. Fireworks fly to the sky, give the reflection how the young athlete reaching their dreams. The sparkling fireworks lluminate the sky beautifully. Which is give the reflection of the young athlete from the entire world, although they have a lot differences,they united as one. They give an inspiration and spirits to young generations​ #YouthOlympicGames #BuenosAires2018 #InternationalOlympicComitee

A post shared by Muhamad Farid Husen (@faridhusen_) on

Tim jurnalis mencoba menerjemahkan tulisan Farid mengenai medalinya.

“Medali ini terinspirasi dari kembang api. Dalam banyak acara, peluncuran kembang api merupakan momen yang paling ditunggu. Kembang api itu menarik, indah dan membuat suasana lebih hidup dan berkesan. Sama halnya dengan The Youth Olympic Games, yang juga merupakan momen yang paling ditunggu. Momen yang bisa membuat mimpi-mimpi menjadi kenyataan. Momen yang selalu diingat oleh semua orang.

“Kembang api mewakili kegembiraan dan kemuliaan Youth Olympic. Dimana semua bangsa berkumpul sebagai satu kesatuan untuk berpartisipasi dan merayakannya dengan gembira dan penuh euforia.

“Kembang api biasanya muncul pada saat perayaan. Sesuatu yang mewakili perayaan kemenangan para atlet—setelah mereka menempuh perjalanan jauh yang sarat pertempuran dan pengorbanan. Mereka layak merayakan kemenangan itu.

“Kembang api meluncur ke cakrawala, memberikan refleksi bagaimana atlet muda meraih impian mereka. Kembang api yang berkilauan menghiasi langit dengan indahnya. Yang merupakan cerminan para atlet muda dari seluruh dunia, bahwa meski mereka memiliki banyak perbedaan, mereka bersatu sebagai satu kesatuan. Mereka memberi inspirasi dan semangat kepada generasi muda.”

Tak pelak, sambutan riuh dari bangsa Indonesia pun langsung membanjiri kolom komentar.

“Congratulations!! @faridhusen_ PONOROGO, JAWA TIMUR, INDONESIA.”

“1 lg karya anak bangsa yang diakui DUNIA.. pround of u mas @faridhusen_ terus berkaya untuk tunjukan INDONESIA PASTI BISA.”

“Congratulations! We’ll be happy to welcome the guys here in Argentina!”

Baca juga: Resmi! KPK Tetapkan Zumi Zola Sebagai Tersangka Kasus Suap RAPBD  

Melansir Wikipedia, Youth Olympic Games pertama kali digelar di Singapura pada 2010 lalu. Event kemudian berlanjut pada 2014 di Nanjing dan melibatkan sekitar 3600 atlet dari seluruh penjuru bumi untuk berkompetisi dalam jangka waktu kurang lebih 13 hari.