Bukan Hasil Hubungan Gelap, Bayi Mungil Dibuang Karena Sang Ibu Alami Hal Mengerikan



SURATKABAR.ID – Warga Kota Malang, Jawa Timur, dihebohkan dengan penemuan mayat bayi yang mengapung di sebuah saluran irigasi tak jauh dari pemukiman penduduk.

Awalnya, Dulhasim (64) dibuat kaget ketika membersihkan saluran irigasi di Kelurahan Dinoyo, Lowokwari, Kota Malang, Kamis (11/1/2018) kemarin, sekitar pukul 11.30 WIB.

Pasalnya, dia malah menemukan sebuah kresek berwarna merah yang didalamnya berisi mayat bayi. Terkejut dengan temuannya itu, ia langsung melapor ke polisi.

“Saya langsung suruh anak saya lapor ke polisi. Tak lama kemudian polisi datang ke sini,” katanya, seperti dilansir tribunnews.com.

Baca juga: Viral Video Pengantin Pria Pingsan di Pelukan Mantan, Ternyata Ini yang Sebenarnya Terjadi

Menurut Dulhasim, saat ditemukan mayat bayi ini masih dalam kondisi segar dan tidak mengeluarkan bau busuk meski tubuhnya telah membiru. “Kondisinya tersangkut di jeruji saluran. Kalau tidak tersangkut pasti sudah hanyut ke bawah,” lanjutnya.

Kapolsek Lowokwaru Kompol Pujiyono menerangkan bahwa usia bayi diperkirakan sekitar satu hari. Hal ini mengacu pada kondisi tubuhnya yang belum membusuk ketika ditemukan.

“Kondisinya masih segar, kemungkinan masih kemarin malam dibuang,” katanya.

Setelah penyelidikan mendalam, seorang perempuan berinisial UYRU (23) diamankan karena diduga sebagai pelaku pembuangan bayi tersebut.

Kecurigaan warga bermula ketika melihat perut terduga yang sebelumnya besar, terlihat mengempes. Tak cuma itu, warga semakin curiga karena pelaku mengaku akan pindah kost.

“Sebelum akhirnya pindah maka kami datangi dulu. Mobil yang akan membawa barang kami usir,” terang Edy, Ketua RT setempat.

Disamping penangkapan pelaku, fakta mengejutkan juga terungkap dari kasus ini. UYRU yang didampingi aktivis dari Women’s Crisis Centre ternyata merupakan korban pemerk*saan.

Maryam Jameelah (21), psikolog Women’s Crisis Centre (WCC), yang mendampingi UYRU meminta agar masyarakat tak menudingnya sebagai pelaku. Sebab, UYRU juga merupakan korban.

Mila, sapaan Jameelah, mengatakan bahwa 9 bulan lalu UYRU menjadi korban perk*saan pria tak dikenal. Pria ini adalah teman dari seorang kenalan UYRU. UYRU tak menyadari bahwa dia hamil. Pria yang menghamilinya itu diketahui lari ke Kalimantan. Mereka juga hilang kontak.

Tak hanya itu UYRU ternyata merupakan tulang punggung keluarga. Sang ibu menderita kanker pay*dara stadium empat. Ia juga harus menghidupi dua orang adiknya.

Kepada Mila, UYRU mengaku bahwa dia terpaksa melahirkan di dalam kost karena tak memiliki biaya untuk ke rumah sakit. Namun, bayinya memang sudah tak bernyawa ketika dilahirkan.

Baca juga: Horor! Jenazah Ini Mendengkur Saat Akan Diautopsi

“Ia saat itu bingung harus bagaimana. Padahal sebelumnya ia mau pulang ke Sidoarjo dan bertanggungjawab terhadap anak yang ia kandung,” terang Mila.

Mila juga mengatakan, UYRU bukan berniat pindah, melainkan diusir dari kost karena menunggak. Bahkan untuk makan pun UYRU sangat kesulitan karena tak ada uang.

“Sebetulnya ia mau pindah tapi belum punya uang. Bahkan makan pun susah, tadi aku belikan makanan,” terangnya.

Loading...

Komentar

komentar