Fahri Hamzah dan Fadli Zon Tak Dapat Izin KPK untuk Jenguk Setnov, Ini Sebabnya



SURATKABAR.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak memberikan izin kepada sejumlah kader Partai Golkar dan juga anggota DPR untuk menjenguk ketua DPR Setya Novanto.

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah dan Fadli Zon juga termasuk mereka yang ikut ditolak oleh penyidik KPK, ketika akan menjenguk tersangka kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP tersebut.

“Enggak ada yang dizinkan, pak Fahri, pak Fadli Zon enggak dikasih izin, siapa pun enggak dikasih izin,” ucap kuasa hukum Setnov, Fredrich Yunadi di gedung KPK, Jakarta, Rabu (6/12) dikutip dari cnnindonesia.com.

Fredrich sendiri tidak merinci siapa saja nama kader Golkar maupun anggota dewan yang tak diizinkan KPK untuk datang menjenguk Setya Novanto.

Kata dia, yang pasti, mereka yang hendak hadir menjenguk Setya Novanto ialah jajaran petinggi partai berlambang beringin serta wakil ketua DPR.

Baca juga: Alami Pelecehan di Bus, Wanita Ini Rekam Tangan Menggerayang dari Kursi Belakang. Fakta Selanjutnya Bikin Geram

“Petinggi Golkar dan wakil ketua DPR enggak boleh ketemu, bayangin saja siapa yang boleh ketemu, pejabat siapa pun enggak boleh ketemu,” ujarnya.

Tetapi, Fredrich tidak mengetahui apa alasan pasti para penyidik KPK menolak mereka yang ingin mengunjungi ketua umum nonaktif Partai Golkar itu.

Terkait hal tersebut, Fredrich pun meminta alasan soal penolakan terhadap pihak-pihak yang ingin menjenguk kliennya itu ke KPK.

“Tanya saja sama mereka (KPK), mereka punya kuasa, like dan dislike. Saya sudah tanya mereka bilang enggak ada alasan, itu saja,” kata dia menanggapi soal tindakan KPK.

Fredrich juga menambahkan, untuk yang menjenguk Setnov sampai saat ini hanya diperbolehkan sang istri dan tim kuasa hukumnya saja.

KPK sudah resmi melimpahkan berkas perkara tersangka dugaan korupsi e-KTP, Setya Novanto kepada Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada hari Rabu (6/12).

Komentar

komentar