Masih Tak Yakini Marsekal Hadi, Gerindra: Tak Ada Prestasi Luar Biasa



SURATKABAR.ID – Ahmad Muzani selaku Ketua Fraksi Gerindra sedikit sangsi dengan pencalonan Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI. Pasalnya, Marsekal Hadi dinilai belum cukup mumpuni untuk menggantikan Jenderal Gatot Nurmantyo.

Mengutip reportase Detik.com, Selasa (5/12/2017), diungkapkan Muzani, sebagai calon yang diajukan oleh Presiden Jokowi, Marsekal Hadi tidak mempunyai prestasi yang luar biasa. Walau demikian, pria yang kini menjabat sebagai KSAU itu dikatakan cukup baik sebagai prajurit atau pun perwira tinggi.

“Saya terus terang, sebagai KSAU, saya kira beliau belum terlalu lama jabatannya di situ. Dan menurut saya tidak ada prestasi yang luar biasa. Tidak ada juga ide-ide yang luar biasa. Tetapi seorang prajurit, perwira tinggi, beliau cukup baik,” ujar Muzani di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (5/12/2017).

Muzani sebagai Anggota Komisi I yang membidangi masalah pertahanan ingin agar Hadi dapat menjadikan TNI lembaga kelengkapan negara yang netral di bawah kepemimpinannya. Tak hanya itu, ia juga berharap Hadi dapat menjaga situasi di tahun-tahun politik.

Baca juga: Ajaib! Ditemukan Terbuang di Selokan, Bayi Perempuan Ini Masih Hidup

“Memang ini adalah tahun politik dan jabatan beliau sepertinya juga akan sampai pada tahun-tahun politik yang sangat riskan yaitu tahun 2018 dan 2019,” ungkap Muzani.

“Kami juga ingin mendapat kepastian bahwa TNI di tanga beliau adalah alat negara yang betul-betul netral bagi kepentingan semua partai dan golongan,” ujar dia.

Tak hanya mengenai bisa menetralkan bangsa, Muzani pun ingin Hadi dapat memaparkan strateginya dalam menuntaskan masalah terorisme. Mengingat terorisme menjadi satu permasalahan yang serius di Indonesia.

“Kami juga ingin mendengar bagaimana beliau mengatasi terorisme. Karena terorisme adalah bagian yang juga menjadi problem politik di tahun politik,” ujar Sekjen Gerindra itu.

Baca juga: Heboh! Hina Nabi Muhammad, Pengguna Twitter Ini Dipolisikan

Sebagaimana diketahui, Hadi ditunjuk oleh Presiden Jokowi sebagai calon Panglima TNI yang baru menggantikan Jenderal Gatot Nurmantyo seperti yang tertulis dalam surat Presiden dan disampaikan oleh Mensesneg Pratikno kepada Wakil Ketua DPR Fadli Zon. Dalam rapat paripurna, surat ini pun sudah dibacakan oleh Fadli.

Komentar

komentar