Kejam! Dipaksa Buka Baju Kemudian Diarak Keliling Kampung, Ternyata Pasangan Muda Cuma Lakukan Ini di Kontrakan



SURATKABAR.ID – Beberapa hari belakangan beredar sebuah video yang menunjukkan sepasang muda-mudi yang disebut-sebut telah melakukan tindak asusila digerebek dan diarak warga.

Warga yang memergoki mereka, memaksa pasangan ini untuk membuka baju. Bahkan, pasangan yang dikabarkan akan segera menikah ini juga diarak keliling kampung dengan pakaian seadanya yang melekat di tubuh mereka.

Namun, setelah penyelidikan mendalam oleh pihak kepolisian, ternyata RN (28) dan MA (20) sama sekali tak melakukan tindak asusila seperti kabar yang beredar.

Peristiwa bermula ketika si wanita merasa lapar dan minta dibawakan makanan. Si pria pun menurutinya dan mengantarkan makanan yang telah dibeli ke kontrakan pacarnya.

Baca juga: Geger! Tak Hanya Lepas Hijab, Rina Nose Pindah Keyakinan?

Ketika si wanita sedang makan dan si pria ada di kamar mandi, tiba-tiba warga datang menggerebek mereka. Warga kemudian menarik pasangan muda ini dan mengatakan mereka telah berbuat asusila. Padahal, pintu tidak tertutup.

“Karena bukan mes*m yah. Kronologinya jam 10 pacarnya telepon minta dibelikan makanan setelah itu datang nasi bungkus pada saat pacaran ya. Yang perempuan dikontrakan makan, pacarnya di kamar mandi,” terang Kapolresta Tangerang AKBP Sabilul Alif, Senin (13/11/2017), dilansir tribunnews.com.

Tak hanya itu, mereka berdua juga dipaksa untuk mengaku bahwa telah berbuat asusila di kontrakan yang berlokasi di Kampung Kadu RT 07 RW 03 Sukamulya, Cikupa, Tangerang. Padahal, keduanya mengenakan baju lengkap saat digerebek.

“Dan dalam kondisi pakai baju dan setelah itu digerebek dipaksa ngaku, ‘kamu ngapain? kamu berbuat zinah’,” lanjut Sabilul.

Setelah dipaksa mengaku, penganiayaan pun terjadi. RN, si pria,  lehernya di cekik. Sementara MA dipaksa untuk membuka bajunya.

Setelah melakukan penganiayaan, warga kemudian mengarak keduanya keliling kampung dengan baju seadanya. Video inilah yang kemudian viral di Facebook.

Baca juga: Netizen Kompak Boikot Traveloka, Ternyata Gara-Gara Anies Dihina Begini

Kini, pihak kepolisian telah mengamankan empat orang pelaku yang diduga melakukan penganiayaan dan pelecehan seksual terhadap RN dan MA. “Kemudian kita amankan tiga dan satu lagi jadi empat orang inisial G, T, dan A,” tukas Sabilul.

Komentar

komentar


Berita Terpopuler