Belajar dari Kasus Anisa, Inilah Pertolongan Pertama jika Tersedak Jarum Pentul atau Duri Ikan


SURATKABAR.IDTak hanya anak kecil saja yang dapat tersedak oleh duri ikan atau jarum pentul, orang dewasa pun pasti pernah mengalaminya. Misal, bisa jadi kita tersedak duri ikan saat makan masakan sea food. Beberapa kasus lain menyebutkan ada yang tersedak karena jarum pentul (biasanya perempuan berhijab—seperti yang terjadi pada Anisa baru-baru ini), gigi palsu, tutup polpen bahkan staples. Bagaimana pertolongan pertama yang hrus dilakukan apabila hal ini terjadi?


Melansir laporan Intisari.Grid.ID, Minggu (8/10/2017), dr. Wahju Aniwidyaningsih, MD, PhD, Head Division of Interventional Pulmonology and Respiratory Critical Care di RS Persahabatan, dalam dunia medis, benda asing yang tersedak di saluran pernapasan dapat membahayakan setiap orang. Benda dengan ukuran besar dapat menyumbat daerah pita suara (laring) yang mengakibatkan kita kesulitan untuk bernapas. Sehingga tak menutup kemungkinan, kondisi ini juga bisa terjadi pada benda asing yang berukuran kecil.

Manuver Heimlich

Contohnya, jika tersedak jarum pentul yang biasanya terjadi pada wanita berhijab. Apabila orang yang tersedak jarum pentul itu kesulitan untuk bernapas, kita dapat menolongnya dengan menggunakan manuver heimlich. Caranya, dengan memosisikan korban secara berdiri atau duduk, lalu berdirilah di belakangnya. Setelah itu beri dorongan (pukul) pada bagian punggung korban dengan dasar telapak tangan kita. Hal ini kita lakukan untuk memberikan suatu tekanan, dan diharapkan bisa mengeluarkan kembali jarum pentul yang tersangkut di tenggorokan.

Pada jarum pentul yang tersedak dan turun ke saluran napas bawah, mungkin tidak akan menyebabkan sumbatan. Namun, bila dibiarkan dalam jangka waktu lama akan berakibat buruk bagi kesehatan korban. Jika demikian yang terjadi, segeralah ke dokter.

Baca juga: Sekilas Penjual Rambutan Ini Tak Terlihat Aneh, Tapi Saat Mejanya Dibuka, Pembeli Langsung Sedih!

Umumnya dokter akan memulai penanganan dengan rontgen atau CT-scan untuk mengetahui letak jarum pentul tersebut. Selanjutnya dokter akan melakukan tindakan untuk mengelurkan jarum pentul dengan menggunakan alat yang bernama bronkoskop fleksibel. Alat ini merupakan slang fleksibel yang dilengkapi dengan kamera mikro dan alat khusus untuk menarik benda asing.

Selain bronkoskop fleksibel, kita juga bisa menggunakan bronkoskop rigid untuk mengeluarkan benda asing yang relatif lebih besar. Seperti tutup pulpen, gigi, atau gigi palsu.

Bagi mereka yang tertelan duri ikan, biasanya ditangani oleh dokter THT (Telinga, Hidung, dan Tenggorokan). Duri ikan ini biasanya tersangkut di tenggorokan bagian belakang (dinding faring).

Anisa Salim

Sebelumnya, diketahui bahwa seorang siswa kelas III SMPN 1 Rancakalong, Kabupaten Sumedang, bernama Anisa Salim harus mendapat perawatan intensif. Gadis 14 tahun itu secara tak sengaja menelan jarum pentul saat hendak membetulkan jilbab. Kecelakaan itu terjadi pada Senin (18/9/2017) lalu.


Hingga berita ini dimuat, jarum itu masih tertahan di rongga pernapasan Anisa yang masih tergolek di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung untuk menunggu operasi.

Baca juga: Nahas! Balon Helium Meletus, 15 Mahasiswa UMM Masuk Rumah Sakit

Kasus yang terjadi pada Anisa bisa terjadi pada siapa saja, termasuk kita. Tak hanya jarum, dalam beberapa kasus ada pula yang tersedak gigi palsu, staples, juga duri ikan.

Loading...

Komentar

komentar