Dinilai Bertentangan dengan Jokowi, Fahri Hamzah: KPK Tutup Saja



SURATKABAR.ID – Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah kembali buka suara soal Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kali ini, Fahri mengusulkan agar KPK segera ditutup karena dianggap menjadi sumber keributan nasional yang terjadi di Indonesia.

“Sudahlah KPK tutup saja. Mau ngomong apa lagi saya,” tutur Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (4/10/2017) kemarin, dilansir cnnindonesia.com.

Fahri melanjutkan, proses hukum yang dijalankan KPK tak sesuai dengan imbauan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan kerap menjadi manuver politik.

Baca juga: Sebut Panglima TNI dengan Julukan Ini, Seorang PNS Diciduk Intel Kodim

Sebelumnya, Jokowi meminta agar antara kementerian dan lembaga bisa menemukan perbedan pendapat. Namun, Jokowi juga menginstruksikan agar seluruh menteri dan kepala lembaga menyelesaikan persoalan secara kondusif.

“Jadi jangan bertindak dan bertutur kata yang membuat masyarakat khawatir dan bingung,” tutur Jokowi dalam sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Senin (2/10/2017) lalu.

Tak cuma itu, Fahri juga meminta Jokowi memetakan potensi keributan yang selama ini terjadi di Indonesia. Lebih lanjut, Fahri menyebut bahwa hanya KPK sumber keributan terjadi, tidak di lembaga lain.


“Coba bikin statistik, yang bikin ribut di Indonesia cuma satu, cuma KPK. Yang lain kan enggak bikin ribut, diam saja. Ini semua kan karena KPK,” tuturnya.

Sementara itu, soal pemberantasan korupsi, Fahri mengusulkan agar presiden mengembalikannya ke Kejaksaan Agung dan Kepolisian yang dinilai lebih efektif dan tak mengundang keributan seperti KPK.

“Kembalikan ke kepolisian dan kejaksaan. Sudah aman negara ini, kembalikan saja,” tukasnya.

Sebelumnya, dikabarkan bahwa Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan Pansus Angket KPK melakukan pertemuan diam-diam di Markas Besar (Mabes) Polri, Jakarta Selatan.

Pertemuan yang digelar Rabu (4/10/2017) kemarin ini dimulai sejak pukul 14.00 WIB dan berlangsung selama 2,5 jam.

Baca juga: Catat! Ini Libur Nasional dan Cuti Bersama 2018

Dalam pertemuan tersebut, Fahri Hamzah juga ikut hadir bersama Ketua Pansus Angket KPK Agun Gunandjar, Wakil Ketua Pansus Angket KPK Eddy Kusuma Wijaya, politikus Golkar Bambang Soesatyo dan John Kennedy Aziz, serta politikus PPP Anas Thahir.

Loading...

Komentar

komentar