Sukses Melayang di Langit Dubai, Impian Taksi Terbang Kini Menjadi Kenyataan 


SURATKABAR.ID – Ambisi Dubai untuk mengoperasikan layanan taksi terbang kian sukses menjadi kenyataan. Uji terbang drone yang akan digunakan sebagai layanan taksi terbang tersebut dikabarkan berjalan dengan sukses. Transportasi bentukan Volocopter ini sukses mengudara di ketinggian sekitar 200 meter langit Dubai.


Seperti dikutip dari laman Mashable via Republika.co.id, Senin (2/10/2017), taksi terbang tersebut sukses melayang selama lima menit di udara. Sheikh Hamdan bin Mohammed yang merupakan sang putra mahkota juga turut menyaksikan uji coba tanpa awak dari taksi tersebut.

Uji coba dilakukan di atas hamparan pasir yang berangin di kawasan pantai Teluk Dubai. Transportasi masa depan itu tidak mengalami kendala saat memulai penerbangan dan pendaratan.

“Drone terbang berdasarkan jalur GPS dan selanjutnya menerapkan kemampuan indera sepenuhnya untuk menangani hambatan yang tidak diketahui di jalan,” ungkap CEO Volocopter, Florian Reuter, seperti dilansir Reuters.

Baca juga: Dua Pekan Terakhir Masa Jabatan, Ini Sejumlah Program yang Sedang Dituntaskan Djarot

Pabrikan asal Jerman itu akan menyiapkan transportasi untuk publik dalam waktu lima tahun. Nantinya, pengguna cukup memakai aplikasi yang dipasang dalam smartphone untuk memesan transportasi itu.

“Volocopter akan datang dan secara otonom menjemput serta membawa Anda ke tempat tujuan,” tukas Florian.

Ada pun secara teknis, ‘taksi’ terbang merupakan sebuah drone berukuran raksasa yang dikembangkan oleh sebuah perusahaan Jerman bernama Volocopter. Layaknya helikopter mini, Volocopter tersebut memiliki kapasitas dua penumpang disertai 18 baling-baling. Berbeda dengan drone, Volocopter tidak dikendalikan oleh remote control.


“Kami hanya akan menunjukkannya di depan publik ketika kami dapat menunjukkan kalau Volocopter bisa terbang. Kami menunjukkan fakta, bukan visi masa depan,” ujar Co-founder Volocopter, Alexander Zosel, demikian mengutip reportase Detik.com.

Keberadaan Volocopter pun sesuai dengan visi misi dari Pangeran Mahkota Sheikh Hamdan bin Mohammed. Ia menyebutkan bahwa Volocopter dapat berkontribusi pada perkembangan teknologi.

“Memajukan inovasi dan mengadopsi teknologi terbaru yang memberi kontribusi tidak hanya pada pembangunan negara, tapi juga membangun jembatan untuk masa depan,” urai Sheikh Hamdan.

Jika sudah demikian, sepertinya hanya tinggal masalah waktu hingga Volocopter benar-benar dapat digunakan sebagai ‘taksi’ terbang di Dubai. Taksi terbang merupakan proyek ambisius Pemerintah Dubai akan transportasi masa depan. Drone mampu melayang dengan durasi penerbangan maksimum 30 menit.

Baca juga: Ups! Ternyata Hakim Cepi Sudah Empat Kali Dilaporkan

Transportasi itu dilengkapi dengan banyak pengaman jika terjadi masalah, seperti baterai cadangan, rotor—yang merupakan sebuah alat mekanik yang berputar/ baling-baling, sebagai contoh dalam kendaraan bermotor elektrik, generator, alternator atau pompa, hingga parasut.

Loading...

Komentar

komentar