Selepas HTI, Kemendagri Punya Bukti Kuat untuk Bubarkan Ormas ini


SURATKABAR.ID – Setelah Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) resmi dibubarkan oleh pemerintah dengan mencabut Badan Hukum yang tercatat di Kemenkumhan No AHU-00282.60.10.2014 pada Rabu (19/7), Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo mengungkap ada satu Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) yang akan dibubarkan.


Ungkapan tersebut bukan tanpa alasan. Pasalnya saat ini Kemendagri telah memiliki bukti yang cukup kuat untuk membubarkan ormas tersebut. Namun meskipun demikian, pihaknya menambahkan masih perlu sejumlah tahap klarifikasi yang memastikan ormas tersebut tak sejalan dengan ideologi Pancasila.

“Kan, harus kita klarifikasi. Tapi kita ada bukti yang kuat,” ujar Tjahjo ketika ditemui di sela-sela kegiatan Eksibisi Bola Voli antara TNI, Polri dan Wartawan di Kantor Kemendagri, Jakarta, Jumat (11/8), dilansir tirto.id mengutip dari laman Kemendagri.

Sementara itu, Tjahjo menyebutkan bahwa bukti terkait telah ia kirimkan kepada Badan Intelijen Negara (BIN), Polri dan juga Kejaksaan Agung. Dan untuk hasilnya nanti menurut rencana akan diteruskan Kemenko Polhukam sebelum akhirnya diumumkan ke publik.

Baca Juga: Sebelum Daftar Jadi Calon Wagub Jateng, Pria ini Putuskan Jadi Mualaf dan Ganti Nama, Ada Apa?

Dan sebelum keputusan untuk mencabut status badan hukum dari ormas tersebut, pihaknya memaparkan jika pemerintah wajib memiliki sejumlah bukti yang tak mampu dibantah, seperti berupa foto, video ataupun laporan visual lain.

“Harus dilihat dulu bukti kesaksiannya, rekaman video, suara, gambar, yang membuktikan bahwa dia anti-Pancasila atau ideologi lain atau aktivitas yang tidak sesuai dengan ideologi Indonesia, Pancasila,” tambahnya, dilansir detik.com, Jumat (11/8/2017).

Berbeda dengan HTI yang sudah mencapai skala nasional. Menurut Tjahjo, ormas yang bakal dibubarkan ini tergolong memiliki kelas yang kecil, karena ruang lingkupnya baru provinsi. Ia menambahkan bahwa jumlah ormas yang akan dicabut badan hukumnya tak lebih dari lima ormas.

“Iya, ini memang ada beberapa ormas kecil, tapi scope-nya provinsi. Nggak (banyak) di bawah 5, kok. Skalanya kecil saja. ya, dia punya gerakan di lebih dari 4 – 5 provinsi di Jawa,” paparnya seperti dikutip dari laman detik.com, Jumat (11/8/2017).


Loading...

Komentar

komentar


Berita Terpopuler