Bukan Gantikan Khofifah Jadi Mensos, ini Proyek Khusus Najwa Shihab Bersama Jokowi


SURATKABAR.ID – Maraknya isu yang berhembus terkait Najwa Shihab yang dipastikan akan menjabat dalam posisi Menteri Sosial yang saat ini masih dipegang oleh Khofifah Indar Parawansa, pembawa acara debat tersebut pun angkat bicara demi membersihkan namanya dari rumor miring tersebut.


Di tengah kunjungannya ke Kupang untuk acara temu literasi di Hotel Aston, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), ia menegaskan berita yang menyatakan jika dirinya dipastikan akan menggantikan posisi Khofifah sebagai Menteri Sosial hanyalah kabar bohong belaka.

“Perlu saya tegaskan, mereka tidak mewawancarai saya untuk minta konfirmasi. Dalam berita itu tidak ada tanda tanya, seakan-akan saya sudah pasti jadi menteri,” tandas Najwa Shihab saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Jumat (11/8), dilansir tempo.co, Sabtu (12/8/2017).

Kabar mengenai dirinya tentu muncul bukan tanpa alasan. Pasalnya sejak beberapa bulan terakhir, Najwa Shihab sering mendatangi Istana Negara. Namun diketahui jika dalam kunjungannya tersebut hanya berkaitan dengan sejumlah program literasi di mana Najwa Shihab merupakan Duta Baca sejak 2016 yang lalu.

Baca Juga: Diisukan Gantikan Khofifah, Najwa Shihab: Saya Masih Mencintai Dunia Jurnalistik

“Belakangan saya memang sering ke Istana untuk mempersiapkan beberapa program literasi untuk menyambut perayaan Kemerdekaan RI. Kegiatan literasi ini juga menjadi perhatian Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pada 17 Agustus nanti, saya ingin Pak Jokowi ikut memanfaatkan Hari Kirim Buku Gratis dengan mengirim buku melalui kantor pos,” terang Najwa terkait rumor tersebut.

Ia juga mengungkapkan ketika berkunjung ke Istana Negara, dirinya menemui Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, Teten Masduki dan staf kepresidenan yang lain.

Terkait kunjungan ke Istana Negara dalam rangka kegiatan literasi, Najwa Shihab mengaku merasa sedih. Lantaran Indonesia berada di peringkat kedua dari bawah dari total 61 negara yang penduduknya malas membaca. Hal tersebut tentu tampak miris, mengingat Najwa Shihab mengemban tugas sebagai Duta Baca.

Dan demi menangani permasalahan nan pelik tersebut, Najwa Shihab sudah menemui Presiden Jokowi untuk menetapkan tanggal 17 di setiap bulan sebagai hari kirim buku gratis ke daerah manapun melalui PT Pos Indonesia.

“Saya hanya provokator untuk baca yang kerjanya menyebarkan virus baca ke mana-mana. Kami berharap pencanangannya Pak Jokowi bisa mengirimkan buku ke daerah, sehingga menjadi virus bagi orang lain,” tegas sang Duta Baca tersebut.


BAGIKAN

Berita sebelumyaDilarikan ke RS Harapan Kita, Seperti Inilah Kondisi Terakhir Abu Bakar Ba’asyir
Berita berikutnyaSelepas HTI, Kemendagri Punya Bukti Kuat untuk Bubarkan Ormas ini

Komentar

komentar


Terpopuler