Ronaldo Buka-Bukaan, Ia Nyatakan Rindu Bermain di Inggris



SURATKABAR.ID – Cristiano Ronaldo akhirnya buka-bukaan dengan perasaanya di Pengadilan Tinggi, Spanyol, beberapa hari lalu. Beberapa hari lalu, di depan majelis hakim yang mengadilinya dalam kasus penggelapan pajak, pemain yang dijuluki CR7 tersebut mengaku rindu bermain di Inggris.

Pemain timnas Portugal tersebut mengaku jika selama berkarir di Inggris, dirinya tak pernah diganggu dengan urusan pajak seperti yang di Spanyol saat ini.

Ronaldo saat ini harus menjalani sidang dugaan penggelapan pajak sebesar €14,7 juta (setara dengan Rp229 miliar).

“Di Inggris, saya tidak pernah mengalami masalah seperti ini. Karena itu lah saya ingin sekali kembali ke sana,” ujar Ronaldo seperti dilansir cnnindonesia.com yang mengutip dari CadenaSER.

Baca Juga: Begini Komentar Ronaldo dan Messi atas Kepindahan Neymar

Ronaldo mengaku sangat kesal dengan apa yang dialaminya di Spanyol. Dia geram dengan tuduhan melakukan sesuatu yang dia merasa tak pernah lakukan sepanjang berkarir di dunia sepakbola.

“Saya selalu membayar pajak, selalu. Di Inggris dan Spanyol, saya selalu membayar pajak.” tambahnya.

Otoritas keuangan Spanyol menyatakan jika CR7 secara sadar dan sengaja menghindari pajak di Spanyol lewat tiga perusahaan. Perusahan tersebut antara lain, Tollin, Arnel dan Adifore yang dilakukan di Kepulauan British Virgin.

Akan tetapi, mantan pemain Manchester United tersebut menganggap tudingan terhadapnya tersebut adalah sesuatu yang konyol.

“Seperti yang Anda ketahui, saya tidak menyembunyikan apapun. Sangat konyol jika saya melakukan hal itu. Saya selalu terbuka,” terangnya.

Ia mengaku jika semua pendapatnya bisa diakses secara terbuka, bahkan bisa diakses melalui google.

“Anda tak perlu melakukan apapun, cukup ketik nama saya di Google dan apapun tentang Cristiano (Ronaldo) muncul. Contohnya majalah Forbes, mereka selalu mempublikasikan pendapatan saya.” lanjut CR7

Ronaldo tetap menyatakan jika tudingan yang dialamatkan kepadanya adalah tidak benar.

“Saya selalu membayar semuanya pada 2014. Saya tidak mengerti apapun tentang ini (penggelapan pajak).” lanjutnya.

Baca Juga: Andressa Urach, Selingkuhan CR7 yang Mengalami Pelecehan Seksual

Ia juga mengaku jika selama ini yang ia ketahui hanya tentang sepakbola, sementara masalah keuangan ia percayakan kepada penasehatnya.

“Saya pergi sekolah sampai enam tahun dan satu-satunya hal yang saya tahu hanyalah sepak bola. Ketika penasihat keuangan saya bilang: ‘Cris, semuanya oke.’ Kemudian saya percaya mereka,” pungkasnya

Komentar

komentar