2018, Pemerintah Tambah Anggaran Subsidi Listrik Hingga Rp50 T, Akankah Pengaruhi TDL?

SURATKABAR.ID  Geger tarif listrik yang dinilai sebagian pihak  membuat masyarakat kesulitan. Di sisi lain, pemerintah mengambil sikap dengan menambah anggaran subsidi listrik pada tahun 2018 mendatang.

Seperti dilansir dari kontan, pemerintah berencana akan menambah subsidi listrik pada tahun depan hingga sebesar Rp 117 triliun. Jika dalam APBN 2017 anggaran subsidi listrik hanya Rp 44,98 triliun, maka di tahun mendatang jumlahnya naik 100 persen lebih, hingga Rp 6,77 triliun.

Menurut Dirjen Anggaran Kementerian Keuanga Asolani menyatakan, bahwa subsidi besar tersebut masih akan diberikan untuk kelompok pelanggan 450 volt ampere (VA). Kenaikan ini juga menjadi konsenkuensi dari kenaikan harga minyak dunia serta melehanya kurs rupiah.

Artinya, tahun depan jumlah penerima subdisi masih akan sama dengan saat ini, dan tidak akan ada perubahan, ataupun penurunan tarif dasar listrik.

 “Perhitungannya untuk tahun depan tidak ada perubahan subsidi untuk konsumen 450 VA, jadi sudah konsisten dengan kebijakan yang ada saat ini,” katanya, Minggu (18/06/2017).

Dia bilang, kenaikan subsidi listrik karena peningkatan harga minyak Indonesia atau Indonesian crude price (ICP). Dalam usulan RAPBN 2018, ICP di kisaran US$ 45-US$ 60 per barel. Angka asumsi ICP 2018 lebih tinggi dari APBN 2017 yang sebesar US$ 45 per barel.

Baca juga: Begini Respon Istana Terhadap ‘Kegalauan’ Masyarakat Atas Mencekiknya Tarif Listrik

Parameter lain yang mempengaruhi beban subsidi, yaitu depresiasi nilai tukar Rupiah. Dalam RAPBN tahun depan, nilai tukar akan berada pada Rp 13.500 hingga Rp 13.800 per dolar AS. Tahun ini, nilai tukar rupiah diasumsikan Rp 13.300 per dolar AS.

Sementara, menurut Kepala Satuan Unit Komunikasi Korporat PLN I Made Suprateka, jika dikaitkan dengan kenaikan ICP, maka seharusnya tarif listrik tidak akan banyak terpengaruh. Sebab, dia bilang, penggunaan solar untuk pembangkit PLN hanya sekitar 5%. Sehingga biaya pokok produksi (BPP) tidak membuat adanya kenaikan tarif listrik.

Apalagi, kata Made, proyek 35.000 MW juga banyak menggunakan gas, sehingga penggunaan BBM akan semakin kecil sehingga otomatis pengaruh terhadap kenaikan ICP juga semakin kecil.

“Indikator lain, PLN terus menekan harga listrik semakin murah,” katanya, Minggu (18/06/2017)

Askolani menambahkan, setelah mencabut subsidi sebagian pelanggan 900 VA, tidak akan ada lagi kebijakan tarif yang dilakukan pemerintah.

“Kemungkinan tidak ada ada lagi, sudah selesai sesuai rencana di tahun 2017 untuk 900 VA,” katanya.

Kepala Unit Komunikasi dan Pengelolaan Pengetahuan TNP2K Ruddy Gobel bilang, hasil analisa TNP2K menunjukkan penyesuaian tarif listrik tak memperburuk kesejahteraan masyarakat. Komponen listrik hanya berkontribusi 0,06% terhadap inflasi bulanan Mei 2017 sebesar 0,39%. Tarif listrik juga hanya berpengaruh 3% terhadap kemiskinan perkotaan dan 2% di pedesaan.

 

Komentar

komentar


Terbaru

Lama Tak Muncul di Layar Kaca Setelah Menikah, Begini Kehidupan Mengejutkan Kadek Devi

SURATKABAR.ID – FTV merupakan salah satu acara yang banyak ditonton. Bahkan sampai detik ini juga masih sangat diminati. Hal ini tak lepas dari kisahnya...

Sigap! Polisi Arab Saudi Gagalkan Serangan Bom Bunuh Diri di Masjidil Haram

SURATKABAR.ID – Pihak Menteri Dalam Negeri Arab Saudi menyebutkan pasukan keamanan telah berhasil mencegah serangan yang diarahkan ke Masjidil Haram di Mekkah. Satu orang...

Si Penyebar Foto Duta yang Bayar Sekolah dengan Uang Receh Sempat Merasa Bersalah dan...

SURATKABAR.ID – Agung Dwi Lasmono, guru di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Magelang mengaku dirinya sempat tak bisa tertidur setelah menyebarkan foto Eka...

Keterlaluan! ISIS Ledakkan Masjid Paling Dihormati dan Bersejarah di Irak

SURATKABAR.ID – Pada Rabu (21/6/2017), warga Irak dikagetkan oleh serangan tentara ISIS yang meledakkan salah satu situs paling dihormati yakni Masjid Grand Nouri. Bahkan...

Masjid Ditutup Pemerintah, Puluhan Muslim Myanmar Salat di Bawah Guyuran Hujan

SURATKABAR.ID – Ramadan bagi umat muslim merupkan momen yang spesial yang datangnya hanya satu tahun sekali. Banyak muslim berlomba-lomba untuk mendapatkan pahala  dengan memperbanyak...

Usai Tendang Motor, Bima Arya Kini Tunjuk Juara Tinju Kelas Berat Jadi Kasi Parkir

SURATKABAR.ID - Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, telah mengganti Kasi Perpakiran Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, Rudi Partawidjaja. Posisi Rudi digantikan oleh Suratman. "Pagi...

Bangga pada AHY, SBY: Insyaallah Kemenangan Sudah di Ambang Pintu

SURATKABAR.ID – Ketua Umum Partai Demokrat yakni Susilo Bambang Yudhoyono mengaku menaruh kebanggaan tersendiri pada kebesaran jiwa putra sulungnya, Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY...