Yusril Menduga Pilpres 2019 Hanya Diikuti Satu Paslon Saja


SURATKABAR.ID – Pakar Hukum Tata Negara Yusril Ihza Mahendra menduga jika pada Pemilihan Presiden (Pilpres) pada 2019 mendatang hanya diikuti oleh sepasang calon tunggal.


Yusril mengatakan terbukanya peluang muncul calon tunggal tersebut berkaitan dengan konstalasi politik di parlemen saat ini. Di mana tiga partai besar mendukung keinginan pemerintah agar syarat ambang batas pencalonan presiden 20 persen kursi DPR atau 25 persen suara hasil pemilu nasional.

“Keinginan pemerintah yang didukung Fraksi PDIP, Golkar dan NasDem itu bisa melahirkan pasangan capres tunggal terdiri atas trio partai tersebut sebagai intinya, ditambah partai-partai lain yang ada dalam koalisi kabinet sekarang,” ujar Yusril di Jakarta, Jumat (16/6/2017), dikutip dari jpnn.com.

Ia menyebutkan jikapun ada pasangan calon lain, paling cuma ada satu paslon lagi. Jadi calon dalam Pilpres 2019 kemungkinan akan sama dengan calon Pilpres 2014. Perbedaannya, kemungkinan hanya pada calon wapres saja.

Yusril menilai jika kondisi itu kurang bagus bagi perkembangan demokrasi di Indonesia.

Baca Juga: SBY Bilang Partai Demokrat Tersinggung Jika Dianggap ‘Mualaf’ Dalam Menjaga Pancasila

“Keadaan ini tentu tidak sehat bagi pertumbuhan demokrasi di negara kita,” ucapnya.

Politikus dari Partai Bulan Bintang (PBB) tersebut berharap semua pihak punya kesediaan untuk melaksanakan ketentuan Pasal 22E UUD 45 dengan konsisten sebagaimana telah ditafsirkan dalam putusan MK, berkaitan dengan pemilu serentak.

Pasal 22E tersebut disebutkan jika pasangan calon presiden dan wakil presiden diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu sebelum pemilu dilaksanakan.

“Jadi partai atau gabungan partai mencalonkan pasangan presiden sebelum pemilihan legislatif. Kalau maksudnya sudah jelas, janganlah pemerintah, PDIP, Golkar dan Nasdem serta partai lain sibuk mencari dalil-dalil untuk membenarkan adanya ambang batas parlemen,” katanya.

Ia mengingatkan jika dalam berdemokrasi diperlukan jiwa besar.


BAGIKAN

Berita sebelumyaDianggap Banci, Remaja Ini Tewas Disiksa 5 Temannya
Berita berikutnyaNovel Baswedan Dapat Peringatan, Polri: Menyebutkan Nama Sebaiknya Hati-Hati

Komentar

komentar


Terpopuler