Susah Tidur dan Bangun Pagi? Salahkan Gen Anda!


© healthista.com

SURATKABAR.ID – Pernah mendengar apa itu Delayed Sleep Phase Disorder (DSPD) atau gangguan fase tidur? Orang yang memiliki gangguan tidur seperti ini biasanya akan susah untuk tidur lebih awal, bahkan mereka lebih sering tidur hingga larut sehingga susah bangun di pagi hari.


Efek negatif jangka panjang DSPD adalah mengakibatkan depresi, kecemasan, penyakit jantung hingga diabetes. Selain itu kebanyakan orang yang memiliki gangguan ini tidak dapat beraktivitas di pagi hari dengan baik sehingga sulit untuk meraih prestasi yang diharapkan.

DSPD merupakan gangguan yang sering ditemui pada kaum muda khususnya yang berusia 20-45 tahun. Terkait dengan hal ini, 2 orang pakar medis bernama Michael Young dan Profesor Jeanne Fisher dari The Rockefeller University melakukan riset untuk mengungkapkan penyebab DSPD secara genetik.

Mereka melakukan penelitian terhadap 70 individu dari enam keluarga yang diisolosi di sebuah apartemen di dalam laboratorium selama dua minggu. Para sukarelawan tersebut tidak diijinkan untuk melihat petunjuk waktu dan hari.

Setelah itu para peneliti mengambil sel kulit dari masing-masing individu untuk melihat aktivitas gen pada DNA mereka. Peneliti menemukan adanya mutasi gen yang disebut CRY1, di mana gen tersebut dapat merubah perkembangan siklus sirkadian normal pada manusia.

Mutasi gen ini disebabkan akibat aktivitas berlebih oleh produksi protein yang mampu menghambat tubuh untuk memproduksi hormon-hormon yang diperlukan untuk merangsang rasa ingin tidur.

 Para penelititi menemukan adanya varian gen mutasi CRY1 yang mengakibatkan seseorang sulit memulai tidurnya 30 menit hingga dua setengah jam dibandingkan dengan orang normal. Hasil akhir dari penelitian tersebut adalah setidaknya ada 38 individu dari seluruh partisipan yang membawa kelainan genetik tersebut dan mereka semua mengakui bahwa sulit memulai tidur mereka.

Seperti yang dilansir oleh NewAtlas.com (9/4/2017), para penderita DSPD dapat memperbaiki siklus sirkadian mereka dengan mendapatkan paparan cahaya yang cukup di siang hari, kemudian mencoba untuk memulai tidur sesuai dengan jadwal tidur orang normal, antara pukul 9 hingga 10 malam dan berusaha untuk bangun di pagi hari secara tepat.

Loading...

Komentar

komentar