Jokowi Akan Menghapus Uang Pensiun TNI, Polri dan PNS Karena Ini.. Cek dan Sebarkan!

054017900_1410788971-J2

Uang pensiun bagi PNS, TNI/Polri yang dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) terus mengalami kenaikan setiap tahunnya. Pada 2012 saja, anggaran untuk pensiun PNS, TNI/Polri mencapai Rp69 triliun. Anggaran ini naik menjadi Rp74 triliun di 2013. (Baca Juga : Presiden Kroasia Pakai Bikini di Pantai, Cek Foto-fotonya disini!)

Selama ini, uang pensiun bagi PNS, TNI/Polri setiap tahun berasal dari potongan gaji PNS ditambah subsidi dari pemerintah. Tiap bulan, gaji PNS dipotong 10 persen, di antaranya 2 persen untuk Askes, 2,35 persen untuk tabungan hari tua dan 4,75 persen untuk pensiun. (Baca Juga : Waduh… Perbaikan Jembatan yang dilakukan ACT diklaim Pendukung Jokowi)

Meskipun sudah tidak lagi aktif menjadi PNS atau pensiun, mereka masih menikmati uang negara yang dialokasikan tiap tahun dalam APBN. Pembayaran uang pensiun dengan metode pemotongan gaji dan subsidi dari pemerintah dikenal dengan sistem Pay As You Go.(Baca Juga : Maaf…Pemerintah Tidak Akan Angkat Lagi Honorer Ini Jadi PNS, Kenapa?)

Dengan disahkannya UU Aparatur Sipil Negara (ASN), pemerintah berencana mengubah mekanisme atau metode pemberian uang pensiun PNS dari Pay As You Go jadi Fully Funded. Aturan ini nantinya akan tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) sebagai turunan UU ASN yang saat ini masih dalam proses pembahasan. Namun dia mengaku tidak bisa menjelaskan lebih detail dengan alasan belum diputuskan secara resmi oleh Presiden Joko Widodo.(Baca Juga : Haduh…Jokowi Lebih Peduli Nasib Ojek Online Ketimbang Honorer, Ini Alasannya!)

“Iya ini masih dalam pembahasan (mengubah ke Fully Funded), masih wacana dan saya belum bisa jelaskan,” ucap Kabiro Humas Badan kepegawaian Negara (BKN), Tumpak Hutabarat seperti dilansir merdeka.com di Jakarta, kemarin (17/3)(Baca Juga : Amerika Mulai Ketar Ketir dengan Ancaman dari Negara Ini, Kanapa?)

Lanjut ke halaman selanjutnya >>

Komentar

komentar


Terbaru

Mengejutkan! Begini Akhir dari Kasus Perselingkuhan Bupati Katingan, Kini dia Malah…

SURATKABAR.ID - Kasus perzinaan Bupati Katingan Ahmad Yantenglie dengan FY yang sempat mengegerkan Tanah Air, diketahui berakhir dengan damai. Pelapor yang juga suami FY, Aipda...

Ormas Tuntut Pembubaran FPI, Begini Komentar Aher

SURATKABAR.ID - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan yang akrab disapa Aher banyak menerima petisi dari organisasi kemasyarakatan (ormas) untuk membubarkan Front Pembela Islam (FPI). Petisi...

Mantan Pimpinan KPK Membongkar Alasan Dirinya Tak Mau Pilih Ahok atau Agus

SURATKABAR.ID - Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bambang Widjojanto, bisa dibilang bukan orang baru di dunia politik. Bambang yang pernah menjabat sebagai pimpinan...

Kenapa Polisi Mengusut Kasus Bansos DKI Menjelang Pilkada?

SURATKABAR.ID - Beberapa waktu belakangan, banyak beredar kabar tentang kasus korupsi yang melibatkan calon wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut 1, Sylviana Murni. Kini, Badan...

Imigrasi Amankan 4 Perempuan Maroko Sewaan Turis Arab Saudi

SURATKABAR.ID – Pada Kamis (19/1/2017), pihak Kantor Imigrasi Kelas II Bogor, Jawa Barat mengungkapkan jika telah menangkap empat orang perempuan warga negara asing asal...

Ada Rupiah di Apartemen Pelaku Teror Turki, Ada Kaitannya dengan Indonesia?

SURATKABAR.ID – Sejumah pecahan mata uang rupiah telah ditemukan pada apartemen pelaku serangan teror di sebuah klub malam mewah di Reina, Istanbul, Turki, pada...

Habib Rizieq Minta Mediasi, Polisi Menolak

SURATKABAR.ID -  Pihak Kepolisian menyatakan jika pihaknya tidak bisa memenuhi permintaan mediasi Iman Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab. Sejumlah kasus yang...