Bappenas Usulkan Dana Haji Dipakai untuk Biayai Pembangunan Infrastruktur


bambang-brodjonegoro


SURATKABAR.ID – Semakin hari, semakin banyak umat Islam di Indonesia yang mendaftarkan diri agar bisa melaksanakan ibadah haji. Membeludaknya pendaftar ini, tentu meningkatkan setoran dana haji ke Kementerian Agama tiap tahunnya.

Melihat hal tersebut, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro menilai dana ini bisa dimanfaatkan untuk membiayai proyek pembangunan berbagai infrastruktur di Indonesia.

Bambang menyebut, total setoran dana haji ke Kementerian Agama diperkirakan mencapai lebih dari Rp 70 triliun. Selanjutnya, dana ini dapat dimanfaatkan untuk membiayai proyek infrastrukstur baik secara langsung maupun tak langsung.

“Sekarang ini kan kita sudah bikin namanya proyek berbasis suku,” sukuknya ya bisa dari dana haji, jadi tidak langsung. Bisa juga dari dana haji (langsung), tapi harus ada dulu badannya (Badan Pengelola Keuangan Haji). Yang jelas nanti bisa berpartisipasi untuk pendanaan untuk modal infrastruktur,” jelas Bambang, dikutip daro ihram.co.id.

Bambang menambahkan, investasi dana haji untuk proyek infrastruktur ini nantinya dapat memberikan dampak atau hasil yang baik.

Meski begitu, menurutnya proyek infrastruktur yang akan dibiayai oleh dana haji harus benar-benar dipilih secara cermat.

“(Sukuk berbasis proyek) jaminannya kan proyek itu sendiri. Makanya kita pilih proyek yang benar. Kita harus pilih proyek yang bagus,” imbuhnya.

Meski dimungkinkan untuk menggunakan dana haji sebagai pembiayaan proyek, namun diperlukan persiapan yang benar-benar matang sebelum wacana ini berjalan.

Sementara itu, Pemerintah Arab Saudi telah memutuskan untuk mengembalikan jumlah kuota haji Indonesia yang dipotong 20 persen sejal 2013 lalu. Pemotongan kuota ini dilakukan karena adanya perluasan pembangunan fasilitas di Masjidil Haram di Mekkah.

Selain itu, Pemerintah Arab Saudi juga memberikan kuota haji tambahan bagi Indonesia di tahun 2017 ini. Kuota haji yang sebelumnya hanya 168.800 jamaah, kini meningkat menjadi 221.000 jamaah setelah mendapatkan tambahan kuota 52.200.


BAGIKAN

Berita sebelumyaKasus Makar Ditangani Polisi, Kivlan Zein: Wiranto Ingin Saya Masuk Penjara
Berita berikutnyaHabib Rizieq: Emang FPI Bukan Warga Negara Indonesia?

Komentar

komentar


Berita Terpopuler