Bom Bunuh Diri Hantam Kabul, Setidaknya 30 Tewas dan 80 Lainnya Luka-Luka

bom-bunuh-diri-sasar-kabul-setidak-30-tewas-dan-80-lainnya-luka-luka-cover

SURATKABAR.IDPada Selasa (10/1/2017), dua ledakan bom di ibu kota Kabul menewaskan setidaknya ada 30 orang dan telah meluikai 80 lainnya. Hal tersebut diungkapkan oleh pejabat-pejabat Afghanistan.

Beberapa saksi di lokasi kejadian menyebutkan jika para pemberontak sebenarnya menyasar konvoi para pejabat yang meninggalkan gedung. Para korba  yang tewas terdiri dari pejabat-pejabat tinggi keamanan, anggota parlemen dan juga warga sipil. Tentunya ini menjadi duka yang mendalam untuk semua warga Afghanistan.

Dari laporan yang beredar, diketahui jika seorang penyerang bunuh diri meledakkan bomnya di kantor parlemen di Darulama pada jam sibuk. Setelah sebelumnya, penyerang bom bunuh diri juga menyerang sebuah mobil bermuatan bahan peledak untuk menambahkan korban yang tewas.

Saksi mata yang terdapat di sekitaran lokasi kejadian juga menyebutkan jika tim penyelamat dan sejumlah warga bahu-membahu melarikan para korban ke rumah sakit. Namun, karena kemacetan lalu lintas yang cukup parah membuat upaya tersebut jadi sulit.

Kelopok militan Taliban mengklaim bertanggungjawab atas serangan tersebut yang setidaknya berhasil membunuh dan melukai puluhan orang.

“Kami merencanakan serangan ini untuk beberapa waktu dan rencana itu untuk menargetkan beberapa perwira senior badan intelijen,”  papar juru bicara Taliban seperti yang dilansir di BBC, pada Rabu (11/1/017).

Peristiwa   tersebut merupakan rangkaian serangan terbaru yang dilancarkan oleh Taliban dalam beberapa tahun terakhir.

Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani geram dan berjanji akan mengangkap semua pihak-pihak yang berada dibalik serangan mematikan tersebut.

“Tanpa malu Taliban mengaku bertanggung jawab atas serangan kepada warga, dan mereka bangga atasnya,” kata Ghani dalam sebuah pernyataan, dikutip dari liputan6.com.

Menurut sumber yang berdar, Kepala Distrik National Directory of Security badan utama intelejen dikabarkan turut tewas dalam ledakan tersebut.

Komentar

komentar


Terbaru

Soal Nama Jokowi Disebut Sylvia Murni Dalam Kasus Bansos, Polri Ambil Sikap Begini

  SURATKABAR.ID - Terkait dengan santernya pemberitaan, bahwa Sylvia Murni, menyebut ada nama Presiden RI Jokowi dalam keterangannnya, terkait kasus bansos Pramuka, Kepala Biro Penerangan...

Polisi Berharap Genteng Berlogo Palu Arit Tak Jadi Alat Menyebar Hoax dan Provokasi

SURATKABAR.ID – Ada sekitar ratusan genting berlogo palu arit ditemukan di sebuah rumah yang terdapat di Desa Boreng, Lumajang, Jawa Timur. Berkaitan dengan hal ini,...

Jokowi Meski Diganggu, Digoyang Sana Sini, Tak Pernah Curhat

SURATKABAR.ID – Irma Suryani Chaniago yang merupakan Ketua DPP Partai Nasdem  memberikan kritikan yang keras atas kicauan Mantan Presiden Indonesia yang ke 6 Susilo...

Wakil Ketua Gerindra Tuduh Presiden Jokowi Tak Netral di Pilkada DKI Jakarta

SURATKABAR.ID – Ferry Juliantono yang merupkan Wakil Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerinda), menuduh jika Presiden Joko Widodo tidak bersikap netral dalam proses...

Habib Rizieq Ditantang Boni Hargens Debat Soal Pancasila, Ini Jawaban FPI

SURATKABAR.ID – Pada Sabtu Malam (21/1/2017) pihak Front Pembela Islam (FPI) menegaskan jika Imam Besarnya yaitu Habib Rizieq Shihab siap untuk berdiskusi soal Pancasila...

Motor Dirampas Debt Collector, Pria Paruh Baya Ini Tewas Tergelatak di Jalan

SURATKABAR.ID – Seorang pengendara tewas membuat keramaian di jalan dan menimbulkan kemacetan. Dugaan sementara, pengendara  tersebut meninggal setelah sakit jantungnya kambuh usai sepeda motornya...

Bocah 9 Tahun Meninggal Karena Antraks, Kementan Angkat Bicara

SURATKABAR.ID - Kabar mewabahnya virus antraks di Sleman, Yogyakarta, yang menyebabkan bocah 9 tahun tewas, ditanggapi oleh Direktorat Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian. Direktur Kesehatan...