Kenapa ILC Bertema Makar Batal Tayang?

000makartvoneSURATKABAR.ID – Acara Indonesia Lawyers Club (ILC) yang biasa ditayangkan TVOne batal tayang pada Selasa (10/01/2017) malam tadi. Padahal, Karni Ilyas, host acara yang juga berlaku sebagai Pemred TVOne, sudah mengumumkan lewat akun Twitter-nya bahwa talkshow yang selalu ditunggu pemirsa tersebut akan disiarkan kembali sejak sebelumnya.

“Dear pencinta ILC: Diskusi perdana awal tahun baru ILC, Selasa pkl 19.30 besok, berjudul, “Makar”. Selamat menyaksikan,” cuit @karniilyas dalam media sosial twitter.com.

Pada jam tayangnya, acara tersebut ternyata tak jadi disiarkan karena alasan teknis. Program diskusi yang rencananya mengangkat tema “Makar” itu mestinya tayang pukul 19.30-23.00 WIB. Sebagaimana dilansir dari merdeka.com, Karni Ilyas pun menyampaikan permohonan maaf kembali lewat Twitter.

“Dear Pencinta ILC: dengan beribu maaf, acara ILC yg rencananya malam ini akan tayang kembali, karena alasan teknis terpaksa dibatalkan,” demikian kicaunya.

Produser eksekutif ILC, Andriy Bima juga tidak menjelaskan apa persisnya alasan pembatalan diskusi bertemakan “Makar” tersebut. “Maaf saya sedang rapat,” Andriy membalas pesan secara singkat ketika dikonfirmasi merdeka.com.

ILC terakhir tayang pada 16 November 2016 lalu. Selanjutnya pada 21 November 2016, Karni Ilyas selaku pemimpin redaksi tvOne menyampaikan acara diskusi tersebut libur dulu untuk sementara waktu.

“Dear Pencinta ILC: Diskusi ILC, Selasa besok, untuk sementara waktu, diliburkan. Sampai ketemu di ILC yang akan datang. Terima kasih,” kicau Karni Ilyas dari akun Twitter pribadinya ketika itu.

Diketahui sebelumnya memang berkembang kabar adanya tekanan dari Pemerintah yang tidak mengizinkan ILC tayang siar. Sehubungan dengan hal tersebut, Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Pusat (KPI), Yuliandre Darwis, menegaskan pihaknya tidak memberikan sanksi penghentian pada program ILC.

000darwisYuliandre Darwis menjelaskan KPI mengeluarkan surat peringatan untuk ILC yang bertemakan “Setelah Ahok Minta Maaf” edisi tayang tanggal 11 Oktober 2016 atas berbagai pertimbangan yang mengacu pada Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS).

Diskusi pada edisi “Setelah Ahok Minta Maaf” (tayang 11/10/2016) mengundang sejumlah narasumber seperti Rachmawati Soekarnoputri, Yusril Ihza Mahendra, Kivlan Zein, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Metro Jaya: Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono, dan Kepala Biro Penerangan Masyarakat Markas Besar Polri Brigjen Rikwanto.

ILC Edisi “Makar” ini adalah kedua kalinya program diskusi ILC batal tayang setelah tayang terakhir pada edisi “Setelah Ahok Minta Maaf”. Hal ini terkait dengan surat peringatan yang dilayangkan oleh KPI (Komisi Penyiaran Indonesia).

Dalam surat peringatannya, KPI menilai ILC telah tidak memperhatikan ketentuan tentang penghormatan terhadap nilai-nilai kesukuan, agama, ras dan antargolongan (SARA), serta prinsip-prinsip Jurnalistik yang mempertentangkan SARA seperti yang termaktub dalam P3 dan SPS KPI tahun 2012, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran (UU penyiaran).

KPI khawatir acara tersebut berpotensi menimbulkan pro-kontra yang destruktif, dan terjadinya perpecahan masyarakat (yang bisa menjurus pada konflik horizontal). Di surat itu, KPI Pusat mengharapkan TV One untuk tidak menayangkan kembali (re-run) program tersebut dan/ atau program siaran lain dengan muatan serupa.

Di akhir surat peringatan, KPI Pusat meminta TV One agar lebih berhati-hati dalam menyajikan program siaran serta senantiasa menjadikan P3 dan SPS KPI Tahun 2012 sebagai acuan dalam penayangan sebuah program siaran.

Indonesia Lawyers Club diketahui sebelumnya bernama Jakarta Lawyers Club. ILC merupakan acara talkshow yang disiarkan di tvOne. Acara ini menampilkan dialog mengenai masalah hukum dan kriminalitas selama 210 menit, dipandu oleh Karni Ilyas. ILC disiarkan setiap hari Selasa pukul 19:30 WIB dan hari Sabtu pukul 19:00 WIB.

Acara ini juga dibuat juga dalam versi parodi lewat produksi TransMedia berjudul Indonesia Lawak Klub yang ditayangkan di Trans7. Ada pun yang menjadi pemeran utama dalam versi parodinya adalah Denny Chandra, Cak Lontong dan peran pendukung lainnya.

Komentar

komentar


Terbaru

Singgung Ahok, Fadli Zon: Masak Rapat sama Terdakwa?

SURATKABAR.ID – Kembali aktifnya Basuki Tjahaja Purnama sebagai Gubernur DKI membuat sejumlah fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta merespon dengan penolakan. Bukan hanya...

Habib Rizieq Akhirnya Datang ke Aksi 212, Ini Alasannya

SURATKABAR.ID – Habib Rizieq Shihab selaku Imam Besar Front Pembela Islam turut mengikuti Aksi 212 Jilid II yang digelar pada Selasa, (21/02/2017) di depan...

Ahok Diberhentikan atau Tidak? Ini Jawaban MA

SURATKABAR.ID – Seperti diketahui, sebelumnya Tjahjo Kumolo selaku Menteri Dalam Negeri meminta fatwa dari Mahkamah Agung (MA) dalam menyikapi status Gubernur DKI Jakarta Basuki...

Begini Tanggapan Komisi III Terkait Aksi 212 Jilid II

SURATKABAR.ID – Aksi massa 212 Jilid II di depan Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (21/02/2017) kemudian menuaikan hasil. Sejumlah anggota Komisi III DPR menemui...

Banjir Jakarta, Anies Tanya ke Warga Apa Ahok-Djarot Pernah Datang

SURATKABAR.ID - Anies Baswedan mengunjungi lokasi banjir di Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur, Senin (20/2/2017). Dalam kesempatan tersebut, Anies bertanya pada Ketua RW 04...

Heboh! Tiga Serangkai Terbitkan Buku Anak Berisi Konten Dewasa

SURATKABAR.ID - Buku untuk anak seharusnya berisi tentang pembelajaran yang dapat menunjang perkembangan kognitif ataupun motoriknya. Namun, buku anak yang diterbitkan Penerbit Tiga Ananda,...

Kyai Noer Mantap Dukung Ahok-Djarot Karena Ini

SURATKABAR.ID - Pendiri dan Pengurus Pondok Pesantren Asshidiqqiyah, KH Noer Muhammad Iskandar, dengan mantap menyatakan pihaknya mendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat pada...