Dipilih Trump Sebagai Jaksa Agung, Tapi Tentang Kebijakan Soal Muslim


000trump123SURATKABAR.ID – Pelantikan Donald Trump sebagai Presiden AS ke-45 tinggal menunggu hari. 20 Januari mendatang, ia akan resmi menggantikan Barack Obama sebagai orang nomor satu Amerika Serikat. Baru-baru ini Trump mengajukan Jeff Sessions sebagai calon Jaksa Agung. Jeff Sessions dikatakan menentang kebijakan yang melarang umat Islam memasuki AS.


Seperti dilansir Reuters dalam internasional.republika.co.id pada Selasa (10/01/2017), Sessions menyebut metode waterboarding yang akan diterapkan kepada muslim di AS merupakan bentuk penyiksaan yang ilegal dan tidak berprikemanusiaan.

Waterboarding sendiri merupakan teknik interogasi yang dikenakan kepada tahanan dengan cara mengikat tangan serta wajah, kemudian kepalanya ditutup dan dituangkan air. Waterboarding sudah digunakan untuk interogasi sejak zaman inkuisisi Spanyol guna memperoleh informasi, menghukum dan intimidasi.

Sebagai senator dari Partai Republik, Jeff Sessions menyampaikan pendapatnya ini sewaktu ia menanggapi pertanyaan di sidang ujian oleh Senat AS. Sessions menjadi orang pertama dalam kancah pemerintahan yang akan dibentuk Trump tahun ini.

Seperti yang telah diketahui, Trump pernah menyatakan waterboarding adalah teknik interogasi yang “efektif”. Dalam masa kampanyenya sewaktu pemilu 2016, Trump bersumpah akan menerapkan kembali teknik interograsi ini kepada muslim di AS.

Saat para anggota senat menanyai Sessions terkait apakah waterboarding merupakan penyiksaan, ia menjawab sejak Kongres AS mengeluarkan undang-undang, waterboarding atau bentuk penyiksaan lain adalah tidak dibenarkan dan ilegal untuk diterapkan.

Jeff Sessions yang dulunya dikenal sebagai Senator Alabama ini bersikukuh bahwa hukum jelas melarang waterboarding. Sessions menegaskan hal tersebut bisa menimbulkan masalah bagi Trump jika sang presiden secara Islamofobia mencoba untuk kembali menerapkannya bagi muslim AS saat ini.

Islamophobia sendiri merupakan istilah untuk menggambarkan prasangka dan diskriminasi pada Islam dan umat muslim. Istilah ini telah digunakan sejak tahun 1980an.

Sessions juga mengatakan ia tidak akan mendukung berbagai bentuk larangan terhadap siapa pun atas dasar agama. Ia mengatakan niat Trump untuk memblokir orang yang berasal dari negara tempat teroris bersembunyi tidak semuanya merupakan umat Islam. Dengan kata lain, Session menentang sikap Trump yang cenderung Islamofobia.

Sebelumnya, Jeff Sessions disebut-sebut merupakan salah satu kandidat terkuat yang akan dicalonkan sebagai Menteri Pertahanan. Namun keputusan terakhir telah menetapkan Sessions sebagai Jaksa Agung.

Sementara itu, Mike Pompeo juga telah ditunjuk sebagai Direktur Badan Intelijen Pusat (CIA) sedangkan posisi Penasihat Keamanan Kepresidenan diberikan kepada Jenderal (Purn.) Michael Flynn.

Komentar

komentar


Terbaru

Fahri Hamzah Ngantor Di DPR Pakai ‘Seragam’ Gerindra, Ternyata Begini Respon Fadli Zon

SURATKABAR.ID - Entah jadi sinyal atau sekedar kebetulan, tapi Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah disebut sudah seperti kader Partai Gerindra.Fahri sendiri saat ini...

Politikus PDIP Kompak Menolak, Kenapa Jokowi Malah Dukung Nobar Film G30S/PKI?

SURATKABAR.ID - Instruksi Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo untuk melakukan nonton bareng atau pemutaran film Pengkhianatan G30S/PKI memang meimbulkan polemik. Meski begitu, Presiden Joko Widodo...

Panglima TNI Sebut Akan ada 5 Ribu Senjata Masuk Secara Ilegal, Anggota DPR Singgung...

SURATKABAR.ID - Pernyataan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengenai masuknya 5 ribu senjata ilegal ditanggapi serius oleh sejumlah pihak. Diantaranya adalah Wakil Ketua Umum...

Pemutaran Film G30S/PKI Bisa Jadi Pisau Bermata Dua untuk Gatot Nurmantyo

SURATKABAR.ID – Yunarto Wijaya, Direktur Eksekutif Charta Politika menyebutkan jika instruksi pemutaran film penumpasan Pengkianatan G30S/PKI merupakan pisau bermata dua bagi popularitas dan elektabilitas...

Pernah Menjabat 2 Kali Ikuti Jejak Ayahnya, Inilah Wali Kota Cilegon TB Iman Ariyadi...

SURATKABAR.ID – Operasi Tangkap Tangan (OTT) kepala daerah kembali dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pada Sabtu (23/9/2017) dini hari tadi, Wali Kota Cilegon, Tubagus...

Soal Film G30S/PKI, Try Sutrisno Beri Pesan ke Panglima TNI

SURATKABAR.ID - Ramainya perbincangan publik mengenai polemik pemutaran film penghiatan G30S/PKI yang telah diintruksikan oleh Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mendapatkan komentar dari Mantan...

Jokowi Ingin Ada Film G30S/PKI Versi Baru, Begini Jawaban Tegas Panglima TNI

SURATKABAR.ID - Rencana nonton bareng film G30S/PKI menjadi sorotan akhir-akhir ini. Beberapa pihak memberikan dukungan, sementara yang lain menolak dengan alasan tak sesuai dengan...