Ingat Pramugari Garuda yang Gendong Nenek di Pesawat? Begini Nasibnya Sekarang

ingat-pramugari-garuda-yang-gendong-nenek-di-pesawat-begini-nasibnya-sekarang-b

SURATKABAR.ID – Beberapa hari terakhir ini, viral di media sosial pramugari yang menggendong seorang nenek. Pramugari tersebut berasal dari maskapai penerbangan Garuda Indonesia.

Kedua pramugari tersebut adalah Vera (pramugari junior) dan juga Ninik Septinawati (Flight Service Manager). Viralnya berita dua orang pramugari menggendong nenek di media sosial tersebut akhirnya sampai juga di telinga Menteri Perhubungan, Budi Karya.

Menhub Budi Karya memberikan penghargaan terhadap kedua pramugari tersebut. Didampingi oleh Direktur Pelayanan Garuda Indonesia, Nicodemus P. Lampe pada Senin (9/1/2017), kedua pramugari tersebut dipanggil secara khusus oleh Menhub Budi Karyadi.

Aksi terpuji yang ditunjukkan oleh kedua pramugari tersebut menjadi buah bibir netizen Tanah Air dan juga media massa. Mereka membantu seorang nenek yang akan melanjutkan penerbangan berikutnya. Merek menggendong nenek sampai di pintu depan pesawat karean disitulah kursi rodanya.

Vera sang junior memiliki postur tubuh yang tinggi tegap berinisiatif untuk menggendong sang nenek agar cepat sampai di kursi rodanya. Sementara, Ninik menjaga keduanya dari belakang.

ingat-pramugari-garuda-yang-gendong-nenek-di-pesawat-begini-nasibnya-sekarang-cover

Tindakan yang dilakukan oleh Vera tersebut difoto oleh salah seorang penumpang dan diposting di sosial media dan sontak hal tersebut menjadi viral.

“Saya spontan saja menawarkan diri untuk membantu dan menggendongnya karena saya pikir ini sudah menjadi bagian dari pelayanan kami selaku pramugari Garuda,” papar Vera pada Senin (9/1/2017), seperti yang tertera di Tribunnews.com.

ingat-pramugari-garuda-yang-gendong-nenek-di-pesawat-begini-nasibnya-sekarang-a

Dalam kesempatan tersebut, Menhub merasa pihaknya perlu untuk memberikan penghargaan atas apa yang dilakukan oleh kedua pramugari Garuda tersebut. Aksi keduanya, seakan menjadi contoh pelayanan yang sangat professional kepada para penumpang.

“Spontanitas untuk membantu penumpang yang membutuhkan pertolongan itu sangatlah perlu bagi pelayanan di industri jasa transportasi. Spirit melayani dengan tulus telah memberi warna tersendiri. Biarlah dedikasi ini memberi inspirasi bagi yang lainnya dan teruslah melayani dengan tulus,” kata Menteri Perhubungan Budi Karya.

Komentar

komentar


Terbaru

Soal Nama Jokowi Disebut Sylvia Murni Dalam Kasus Bansos, Polri Ambil Sikap Begini

  SURATKABAR.ID - Terkait dengan santernya pemberitaan, bahwa Sylvia Murni, menyebut ada nama Presiden RI Jokowi dalam keterangannnya, terkait kasus bansos Pramuka, Kepala Biro Penerangan...

Polisi Berharap Genteng Berlogo Palu Arit Tak Jadi Alat Menyebar Hoax dan Provokasi

SURATKABAR.ID – Ada sekitar ratusan genting berlogo palu arit ditemukan di sebuah rumah yang terdapat di Desa Boreng, Lumajang, Jawa Timur. Berkaitan dengan hal ini,...

Jokowi Meski Diganggu, Digoyang Sana Sini, Tak Pernah Curhat

SURATKABAR.ID – Irma Suryani Chaniago yang merupakan Ketua DPP Partai Nasdem  memberikan kritikan yang keras atas kicauan Mantan Presiden Indonesia yang ke 6 Susilo...

Wakil Ketua Gerindra Tuduh Presiden Jokowi Tak Netral di Pilkada DKI Jakarta

SURATKABAR.ID – Ferry Juliantono yang merupkan Wakil Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerinda), menuduh jika Presiden Joko Widodo tidak bersikap netral dalam proses...

Habib Rizieq Ditantang Boni Hargens Debat Soal Pancasila, Ini Jawaban FPI

SURATKABAR.ID – Pada Sabtu Malam (21/1/2017) pihak Front Pembela Islam (FPI) menegaskan jika Imam Besarnya yaitu Habib Rizieq Shihab siap untuk berdiskusi soal Pancasila...

Motor Dirampas Debt Collector, Pria Paruh Baya Ini Tewas Tergelatak di Jalan

SURATKABAR.ID – Seorang pengendara tewas membuat keramaian di jalan dan menimbulkan kemacetan. Dugaan sementara, pengendara  tersebut meninggal setelah sakit jantungnya kambuh usai sepeda motornya...

Bocah 9 Tahun Meninggal Karena Antraks, Kementan Angkat Bicara

SURATKABAR.ID - Kabar mewabahnya virus antraks di Sleman, Yogyakarta, yang menyebabkan bocah 9 tahun tewas, ditanggapi oleh Direktorat Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian. Direktur Kesehatan...