Tegas! Kapolri Akan Jemput Paksa Habib Rizieq Jika Mangkir dari Pemeriksaan


000habib-rSURATKABAR.ID – Tito Karnavian selaku Jenderal Kapolri menegaskan akan menjemput paksa Imam Besar Front Pembela Indonesia (FPI) Habib Rizieq Shihab jika yang bersangkutan masih juga tak bersedia menghadiri pemeriksaan penyidik terkait perkara dugaan kasus pelecehan Pancasila.


“Yang bersangkutan (Habib Rizieq) sedang diproses hukum di Jawa Barat. Ini laporan Ibu Sukmawati, laporan pencemaran Pancasila, Soekarno, ada kata puntut atau pantat itu,” demikian ujar Jenderal Tito dari Palembang, seperti yang diinformasikan oleh merdeka.com, Senin (09/01/2017).

Menurut penjelasan Tito, diketahui Habib Rizieq tidak memenuhi panggilan penyidik pada tanggal 5 Januari 2017 lalu, dengan alasan sedang sakit. Habib Rizieq rencananya akan kembali dipanggil untuk diperiksa pada tanggal 12 Januari 2017 mendatang.

“5 Januari kemarin [Habib Rizieq] diperiksa tapi tidak datang. Alasannya sakit. Tanggal 12 Januari/ Kamis, nanti kita panggil lagi,” terang Tito.

Tito dengan tegas menyatakan pihak kepolisian akan melakukan upaya paksa apabilaa Habib Rizieq kembali tak memenuhi panggilan penyidik pemeriksan untuk kedua kalinya.

“Kita lihat, datang atau tidak. Jika datang, diperiksa. Jika tidak, sesuai hukum KUHAP [Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana], tentu kita lakukan surat perintah membawa,” tegas Tito.

000soekarnoputriDiketahui sebelumnya, Habib Rizieq dilaporkan langsung oleh putri mantan Presiden Soekarno, Sukmawati Soekarnoputri, ke Bareskrim Polri atas dugaan melecehkan Pancasila di situs Youtube pada Oktober 2016. Dalam salah satu khotbahnya tersebut, Sukmawati menganggap Habib telah menghina kehormatan dan martabat Soekarno sebagai proklamator dan presiden pertama Republik Indonesia.

Dalam video di bawah ini dapat Anda saksikan pada menit 1.41, bagaimana Habib Rizieq dalam ceramahnya menyebutkan hal yang tidak pantas terkait Pancasila dan Bapak Proklamator Indonesia, Soekarno.

https://www.youtube.com/watch?v=RQTvoQkX6aA

Komentar

komentar


Terpopuler