Jadi Tersangka Perzinaan, Ini Ancaman Hukuman Buat Bupati Katingan

000yantenglieSURATKABAR.ID – Status hukum Bupati Katingan Ahmad Yantenglie dan Farida Yeni telah ditingkatkan oleh Polda Kalimantan Tengah. Dua tersangka tersebut dipergoki berselingkuh oleh Sulis Heri, suami Farida Yeni sendiri yang merupakan anggota POLRI.

Baik Ahmad Yantenglie mau pun Farida Yeni terjerat Pasal 284 KUHP tentang Perzinaan. Kasus ini sendiri diketahui dilaporkan langsung oleh suami Farida Yeni, Aipda Sulis Heri. Meski status mereka merupakan tersangka, namun Polisi tidak menahan Yantenglie mau pun Farida Yeni. Mereka berdua hanya dikenai wajib lapor.

“Karena kasus ini dikenakan Pasal 284 KUHP, ancamannya 9 bulan, yang bersangkutan tidak dilakukan penahanan,” papar Kabid Humas Polda Kalteng AKBP, Pambudi Rahayu, seperti dikutip dari detikcom, Jumat (06/01/2017).

Pasal 284 KUHP menyebutkan ancaman paling lama sembilan bulan penjara jika seorang pria atau wanita yang masih terikat dalam hubungan pernikahan dengan pasangan masing-masing terbukti melakukan zina dengan pihak lain yang masih terikat hubungan pernikahan juga. Berikut merupakan bunyi pasal 284 KUHP:

Pasal 284 KUHP

1) Diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan:

1.a. Seorang pria yang telah kawin yang melakukan mukah (overspel) padahal diketahui bahwa pasal 27 BW berlaku baginya;

  1. Seorang wanita yang telah kawin yang melakukan mukah.

2.a. Seorang pria yang turut serta melakukan perbuatan itu, padahal diketahuinya bahwa yang turut bersalah telah kawin.

  1. Seorang wanita yang telah kawin yang turut serta melakukan perbuatan itu, padahal diketahui olehnya bahwa yang turut bersalah telah kawin dan pasal 27 BW berlaku baginya.

(2) Tidak dilakukan penuntutan melainkan atas pengaduan suami/isteri yang tercemar, dan bilamana bagi mereka berlaku pasal 27 BW, dalam tenggang waktu tiga bulan diikuti dengan permintaan bercerai atau pidah meja atau ranjang karena alasan itu juga.

(3) Terhadap pengaduan ini tidak berlaku pasal 72, pasal 73, pasal 75 KUHP.

(4) Pengaduan dapat ditarik kembali selama pemeriksaan dalam sidang pengadilan belum dimulai.

(5) Jika bagi suami isteri berlaku pasal 27 BW, pengaduan tidak diindahkan selama perkawinan belum diputuskan karena perceraian atau sebelum putusan yang menyatakan pisah meja atau ranjang menjadi tetap.

Partai Bulan Bintang (PBB) yang diketahui dulu mengusung Yantenglie kini menyerukan pemakzulan. Impeachment atau Pemakzulan merupakan proses dari sebuah badan legislatif yang secara resmi menjatuhkan dakwaan terhadap seorang pejabat tinggi negara.

000yusril-pbb“Dulu PBB mengusung [Yantenglie]. Namun, setelah terpilih, yang bersangkutan diduga melakukan perbuatan tercela dan melanggar hukum. Kalau terbukti, yang bersangkutan bisa saja di-impeach oleh DPRD Kabupaten,” jelas Ketua Umum PBB, Yusril Ihza Mahendra, saat berbincang via telepon oleh detik.com, Jumat (06/01/2017).

Saat ini, Mendagri Tjahjo Kumolo masih menunggu keputusan hukum tetap sebelum memberhentikan Yantenglie. Sebagai informasi tambahan, menurut Tjahjo, jika ancaman hukuman di bawah 5 tahun, Yantenglie tak dinonaktifkan sementara dari jabatan bupati sampai keputusan hukum ditetapkan. Kepala daerah akan langsung dinonaktifkan hanya apabila tertangkap dengan tangan telah terbukti melakukan korupsi dan/ atau menyalahgunakan narkoba.

“Kemendagri mempersilakan dengan data pengaduan dan alat bukti dan saksi, pihak Kapolres/ Polda memproses secara hukum. Kemendagri menunggu keputusan hukum tetap di pengadilan nantinya. Kasus-kasus hukum yang kepala daerah tidak ditahan, ya, tetap menjabat sampai keputusan hukum tetap. Kalau ditahan, ya, diberhentikan sementar—agar konsentrasi dalam pembelaan di pengadilan,” tutup Tjahjo.

Komentar

komentar


Terbaru

Singgung Ahok, Fadli Zon: Masak Rapat sama Terdakwa?

SURATKABAR.ID – Kembali aktifnya Basuki Tjahaja Purnama sebagai Gubernur DKI membuat sejumlah fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta merespon dengan penolakan. Bukan hanya...

Habib Rizieq Akhirnya Datang ke Aksi 212, Ini Alasannya

SURATKABAR.ID – Habib Rizieq Shihab selaku Imam Besar Front Pembela Islam turut mengikuti Aksi 212 Jilid II yang digelar pada Selasa, (21/02/2017) di depan...

Ahok Diberhentikan atau Tidak? Ini Jawaban MA

SURATKABAR.ID – Seperti diketahui, sebelumnya Tjahjo Kumolo selaku Menteri Dalam Negeri meminta fatwa dari Mahkamah Agung (MA) dalam menyikapi status Gubernur DKI Jakarta Basuki...

Begini Tanggapan Komisi III Terkait Aksi 212 Jilid II

SURATKABAR.ID – Aksi massa 212 Jilid II di depan Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (21/02/2017) kemudian menuaikan hasil. Sejumlah anggota Komisi III DPR menemui...

Banjir Jakarta, Anies Tanya ke Warga Apa Ahok-Djarot Pernah Datang

SURATKABAR.ID - Anies Baswedan mengunjungi lokasi banjir di Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur, Senin (20/2/2017). Dalam kesempatan tersebut, Anies bertanya pada Ketua RW 04...

Heboh! Tiga Serangkai Terbitkan Buku Anak Berisi Konten Dewasa

SURATKABAR.ID - Buku untuk anak seharusnya berisi tentang pembelajaran yang dapat menunjang perkembangan kognitif ataupun motoriknya. Namun, buku anak yang diterbitkan Penerbit Tiga Ananda,...

Kyai Noer Mantap Dukung Ahok-Djarot Karena Ini

SURATKABAR.ID - Pendiri dan Pengurus Pondok Pesantren Asshidiqqiyah, KH Noer Muhammad Iskandar, dengan mantap menyatakan pihaknya mendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat pada...