Menjajaki Benteng Marlborough, Jejak Penjajahan Inggris di Bengkulu


SURATKABAR.ID – Di sepanjang sejarahnya, ada banyak bangsa yang pernah menjajah Republik Indonesia sebelum akhirnya merdeka dan menjadi negara yang berdaulat. Tak hanya Portugis, Jepang, atau Belanda saja, Inggris pun pernah mencicipi Indonesia dengan menjajahnya. Namun tak banyak yang menyadari, Inggris pun sempat meninggalkan jejak penjajahan di negeri Nusantara ini. Buktinya adalah Benteng Marlborough di Bengkulu yang berdiri sudah ratusan tahun lamanya.

Jika di Makassar ada Benteng Fort Rotterdam dan di Bukittinggi ada Lubang Jepang, maka Bengkulu mempunyai Benteng Marlborough. Terletak di tengah kota, benteng ini menjadi destinasi menarik di Bengkulu.

Dikutip dari situs resmi pariwisata Bengkulu melalui detikTravel, Senin (27/11/2018), Benteng Marlborough merupakan bangunan kokoh peninggalan Inggris yang dibangun pada tahun 1719. Nama benteng ini menggunakan nama seorang bangsawan dan pahlawan Inggris, yakni John Churchil, Duke of Marlborough I.

Benteng Marlborough diklaim merupakan benteng dengan ukuran terbesar di Asia. Dulunya, benteng ini merupakan pusat pemerintahan kolonial Inggris yang menguasai Propinsi Bengkulu selama lebih kurang 140 tahun (1685-1825).

Benteng Marlborough juga memegang peranan fungsi strategis di bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan dan keamanan. Di dalam benteng ini, pengunjung dapat menemukan banyak bangunan yang bersejarah. Bangunan tersebut terdiri dari ruang tahanan, gudang persenjataan, kantor, beberapa meriam, ruang perlindungan, dan terowongan sepanjang 6 meter.

Baca juga: Tengok 5 Peninggalan Bangsa Portugis di Indonesia, yang Terakhir Bikin Ngeri!

Anda juga akan menemukan banyak sejarah menarik dari sisa-sisa kejayaan Inggris di masa lalu. Bangunannya yang kokoh, menggambarkan arsitektur yang sempurna dan canggih di zamannya. Siapkan kamera Anda karena beberapa titik-titik di dalam benteng ini sangatlah unik.

Situs kawasan Benteng Marlborough berada dalam satu kawasan dengan objek wisata alam pantai, yakni Pantai Tapak Paderi. Letaknya yang strategis memudahkan pengunjung melakukan perjalanan mengelilingi Kota Bengkulu. Benteng Marlborough akan memberikan banyak wawasan sejarah tentang bangsa ini. Keindahan arsitektur bentengnya pun sempurna.

Misteri Benteng Marlborough

 

Sudah menjadi rumor umum bagi masyarakat Bengkulu mengenai kisah aneh dan misterius yang kerap terjadi di dalam Benteng Marlborough. Dilansir dari tabloidwisata.com, sering terjadi beberapa kejanggalan yang hingga kini masih menyisakan tanda tanya.

Mahkluk Halus

Beberapa pengunjung yang sedang berjalan di lantai bawah mengaku seringkali melihat sesosok pemuda dengan keadaan kaki di rantai dan dipasung. Keadaan dan kondisi bawah tanah Benteng Marlborough memang lembab. Sementara menurut ahli supranatural, tempat lembab memang kerap menjadi tempat bersinggahnya para mahkluk halus.

Suara Langkah Kaki

 

Tak sedikit juga dari para pengunjung yang mengaku mendengar suara langkah kaki, seolah ada seseorang yang sedang ikut berjalan bersama mereka saat memasuki Benteng Marlborough Bengkulu ini. Namun ketika dilihat, tidak ada siapa siapa di sana.

Bau Busuk

Selain penampakan sosok pemuda yang dipasung dan suara langkah kaki, misteri yang paling sering dialami oleh setiap pengunjung yang datang adalah terciumnya bau busuk. Bau busuk yang ditimbulkan menyerupai sebuah bau bangkai hewan. Namun, pada kenyataannya, tak ada satupun bangkai di dalam gedung Benteng Marlborough Bengkulu ini.

Pintu Penghubung Alam Gaib

Berdasarkan beberapa isu yang beredar, konon di dalam Benteng Marlborough Bengkulu ini terdapat sebuah pintu untuk menuju alam gaib. Terdapat 3 buah pintu masuk yang tersebar di lokasi yang berbeda, yakni di bawah jembatan, ruang penjara, dan di pintu masuk gerbang.

Namun mungkin saja kejadian aneh yang acap kali muncul di sana menyiratkan kejadian yang telah terjadi di masa silam.