Putranya Tewas Usai Naik Mobil Bak Terbuka yang Disopiri Bocah, Ibunda Syaif Ali Maulana Sempat Dapat Firasat Ini


SURATKABAR.ID – Rusmiati (44), ibunda Syaif Ali Maulana harus menerima kenyataan meski pahit. Sang buah hati baru saja pergi untuk selamanya. Putranya dilaporkan menjadi korban kecelakaan Cipondoh Tangerang, di sekitar fly over Green Lake City pada Minggu (25/11) kemarin.

Rusmiati, seperti diwartakan Grid.ID pada Senin (26/11/2018), mengaku sangat terpukul ketika mendengar kabar bahwa putranya menjadi salah satu korban dari kecelakaan Cipondoh Tangerang. Rupanya sebelum kecelakaan, ia sempat mendapatkan firasat berupa mimpi.

Hal tersebut seperti yang disampaikan ayah Syaif Ali Maulana, yakni Muhamamd Ali (45). Ditemui di rumah duka, RT 05/06, Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat pada Senin (26/11). Ali mengaku syok setelah mengetahui putranya yang masih 14 tahun itu meninggal dunia.

“Anak saya dikenal penurut, pendiam. Dengar kejadian ini, saya syok,” tutur Ali.

Dikutip Grid.ID dari laman Kompas, Syaif Ali Maulana sendiri merupakan satu dari korban meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut. Putra Muhammad Ali tersebut adalah salah satu santri dari 23 santri lain yang menumpang mobil bak terbuka bernopol B 9029 RV.

Baca Juga: Gorok Wanita Cantik dalam Mobil Hingga Tewas, Motif Pelaku ada Kaitan dengan Hal Spiritual

Kematian seseorang memang tak bisa diramalkan. Namun ibunda Syaif Ali Maulana mengaku dirinya sempat mendapatkan firasat sebelum sang putra meninggal dunia akibat kecelakaan. Ali menjelaskan bahwa sang istri, Rusmiati sempat bermimpi buruk sebelum terjadinya kecelakaan.

“Firasat istri saya, katanya sempat mimpi tiga giginya copot. Lalu tidak lama, dua tetangga saya meninggal dunia. Ternyata gigi ketiga di mimpi istri saya, anak saya,” ungkap Ali.

Ali mengungkapkan bahwa sang putra yang bersekolah di Pondok Pesantren Miftahul Huda, Semanan, Kalideres, Jakarta Barat tersebut akan dimakamkan setelah magrib. “Keluarga akan memakamkan ba’da magrib,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, sebuah mobil bak terbuka terbalik usai terlibat kecelakaan tunggal akibat menabrak pembatas jalan. Lantaran kejadian tersebut, penumpang yang merupakan santri Pondok Pesantren Miftahul Huda pun menjadi korban.

Menurut informasi, ada tiga korban yang meninggal dunia akibat kecelakaan mobil yang disopiri bocah berusia belasan tahun itu. Ketiga korban meninggal adalah Syaif Ali Maulana (14), Mahmud Hanafi (16), dan Sofyan (15).