Ganti Tampilan, Bumi Tak Lagi Datar dalam Google Maps


SURATKABAR.ID – Bahasan pro kontra mengenai bumi datar memang seakan tak pernah ada habisnya. Tudingan adanya ‘pembohongan publik’ terkait peta dunia dalam perspektif dua dimensi masih terus diperdebatkan. Apa yang selama ini dipelajari di sekolah soal peta dunia dua dimensi kemudian dinilai sebagai hal yang salah. Hal ini bukan tanpa alasan karena Greenland digambarkan berukuran sama besar dengan Afrika.

Dilansir dari NationalGeographic.Grid.ID, Minggu (11/11/2018), sebenarnya hal ini bukanlah sebuah pembohongan, melainkan distorsi visual, mengingat bentuk Bumi adalah bulat. Sehingga apabila ditransformasi ke dalam media datar atau dua dimensi, maka akan ada beberapa bagian yang mengalami distorsi ukuran.

Salah satu sumber yang selama ini menampilkan peta dunia dalam format dua dimensi dan memanjang ialah Google Maps. Layaknya seperti tampilan peta bumi dua dimensi lainnya, tujuan visual ini bukanlah untuk membohongi siapapun.

Namun terlepas dari hal itu, tampaknya Google ingin membuat semua hal menjadi semakin jelas. Termasuk gambaran peta dunia dalam Google Maps. Pada tanggal 3 Agustus 2018 lalu, Google Maps melalui akun resmi Twitter mereka telah mengumumkan hal mengenai perbaikan visual ini melalui “3D Globe Mode”.

Google seakan menyebutkan bahwa mode baru ini mempunyai tingkat akurasi dalam ukuran yang lebih baik. Terlihat dari unggahannya yang mengatakan bahwa gambaran ukuran Greenland tak lagi sama besar dengan Afrika.

Baca juga: Setelah Heboh Bumi Datar, Muncul Teori Bumi Donat

Sebagai informasi, fitur pembaruan ini baru berlaku bagi penggunaan Google Maps melalui desktop. Kendati awak pers belum menemukan pembaruan ini—dalam perangkat iOS maupun Android di redaksi—namun setidaknya dengan adanya unggahan ini maka diyakini Google memihak kubu Bumi Bulat.

Beragam komentar pun seakan kembali menarik hal ini ke dalam topik “Bumi bulat vs Bumi datar.” Salah satunya seperti akun @icxnamjah yang menuturkan bahwa hal ini menjadi skakmat bagi orang-orang yang percaya bahwa bentuk Bumi itu datar.

Mode tiga dimensi ini hanya salah satu dari berbagai pemutakhiran yang dilakukan oleh Google. Selain mode 3D, Google juga menambahkan status baterai dalam fitur Locating Sharing dan juga rekomendasi tempat makan.