Anak Pangeran Harry dan Meghan Akan Berpeluang Jadi Presiden Amerika?


SURATKABAR.ID – Sebuah kabar gembira telah diumumkan Kensington Palace pada 15 Oktober lalu. Sudah dinantikan oleh banyak orang, Pangeran Harry dan Meghan Markle dikabarkan sedang menantikan kehadiran anak pertama mereka. Berbagai persiapan telah dilakukan oleh kedua pasangan, termasuk memilih nama yang tepat. Menurut rumor yang beredar, jika sang buah hati berjenis kelamin wanita, Harry dan Meghan berencana memberi nama Diana—sesuai nama ibunda dari sang Pangeran.

Selain itu, menukil OkeZone.com, Minggu (11/11/2018), pasangan yang menikah pada 18 Mei lalu itu harus mengambil keputusan yang cukup berat. Hal ini berkenaan dengan kewarganegaraan sang buah hati. Pasalnya, kemungkinan besar anak mereka akan memiliki kewarganegaraan ganda, yakni Inggris dan Amerika Serikat.

Rumor ini pun mendadak jadi tanda tanya besar, mengingat pihak Istana melaporkan bahwa Meghan berencana mengubah status kewarganegaraannya segera setelah menikah dengan Pangeran Harry, demikian dilansir dari Shared, Rabu (24/10/2018) lalu.

Akan tetapi, salah seorang sumber terpercaya menuturkan kepada People bahwa terlalu dini untuk mengungkapkan jika Meghan akan menanggalkan kewarganegaraan Amerikanya.

“Prosesnya cukup panjang,” ucap sumber terpercaya yang tak disebutkan namanya tersebut.

Baca juga: Cantik dan Elegan dengan Gaun Merah, Meghan Markle Lupa Lepas Label Harga

Berpeluang Jadi Presiden AS

Menurut US Travel Department, bayi yang lahir di luar wilayah Amerika Serikat (luar negeri) berhak atas kewarganegaraan AS jika orang tua mereka memenuhi kredensial tertentu. Salah satunya, orang tua bayi harus menetap di Amerika Serikat sekurang-kurangnya lima tahun sebelum kelahiran.

Di lain pihak, apabila Harry dan Meghan memilih untuk menjadikan bayi mereka sebagai warga negara Amerika, TMZ melaporkan bahwa mereka tak dapat mempertahankannya secara terus menerus.

Harry dan Meghan juga harus menandatangani “dokumen khusus”, serta menunggu sang anak hingga berusia 18 tahun untuk memutuskan masalah ini. Dengan kata lain, buah hati mereka berpeluang mempunyai kewarganegaraan ganda. Ia tak hanya berkesempatan menjadi penerus Kerajaan Inggris, namun juga menjadi Presiden Amerika Serikat.

Terlepas dari spekulasi itu, Harry, Meghan, dan buah hatinya tetap membuat sejarah baru dalam silsilah keluarga kerajaan Inggris. Anak mereka akan menjadi anggota pertama dari keluarga kerajaan Inggris yang dilahirkan dari pernikahan campuran.