Sempat Diragukan Keuangannya, Anggota Kongres Termuda AS Ini Tak Mampu Bayar Sewa


SURATKABAR.ID – Sama seperti milenial lainnya, perempuan termuda yang terpilih ke Kongres AS punya masalah – dia tak sanggup membayar sewanya. Sampai dia mendapatkan gaji pertamanya pada Januari tahun depan.

Dilansir dari detik.com, julukan ‘anggota Kongres milenial’ itu pun semakin melekat ke Alexandria Ocasio-Cortez setelah dalam wawancaranya dengan harian New York Times mengungkapkan bahwa dia masih harus menunggu gaji pertamanya sebelum menyewa apartemen di Washington DC.

Pada hari Jumat, presenter Fox News Ed Henry menyatakan bahwa politisi berusia 29 tahun itu tidak benar-benar jujur karena dia mengenakan pakaian ribuan dolar di sebuah majalah.

Ocasio-Cortez menanggapinya di Twitter, menyatakan bahwa pakaian itu dipinjamkan kepadanya untuk pemotretan.

Baca Juga: Tragis! Tak Hanya Freddy Mercury, 5 Aktor Hollywood Ini Idap HIV di Akhir Masa Hidupnya

Anggota Kongres milenial lainnya yang baru terpilih adalah Elise Stefanik, 34 tahun, dari Partai Republik dan, Ilhan Omar, 36 tahun, dari Partai Demokrat.

Dia terpilih setelah menjalankan kampanye progresif yang fokus pada isu-isu seperti kemiskinan, ketimpangan kesejahteraan dan imigrasi.

Komentarnya – “Saya benar-benar hanya menyisihkan uang saya dan berharap itu cukup hingga Januari” – membuat banyak orang di Twitter berempati.

“Alexandria Ocasio-Cortez tidak mampu membayar sewa di DC adalah hal yang paling milenial yang pernah ada dan saya menyukainya,” isi twit satu pengguna medsos itu.

Lahir di Bronx dari orang tua asal Puerto Rico, dia menggambarkan dirinya sebagai kaum pekerja dan dia bekerja di restoran hingga awal 2018 untuk menambah gajinya sebagai aktivis komunitas.

“80% dari kampanye ini, saya kerjakan dari sebuah tas kertas yang tersembunyi di balik bar itu,” katanya kepada majalah Bon Appetit.

Laporan keuangan Ocasio-Cortez menunjukkan bahwa ia memperoleh sekitar $26.500 (Rp 400 juta) tahun lalu – sekitar sepertiga dari rata-rata pendapatan tahunan di New York.

Pada hari Kamis dia men-tweet bahwa masalah akomodasinya juga menunjukkan bagaimana sistem pemilihan Amerika “tidak dirancang bagi orang-orang kelas pekerja untuk memimpin”.

Orang lain di Twitter setuju: “Menunjukkan bagaimana terbaginya sistem yang ada dan orang yang paling banyak dipilih berasal dari orang normal tapi orang normal tidak bisa langsung melayani tanpa memulainya dengan kaya,” tulis salah satu pengguna.

“Itu kenyataan bagi banyak orang. Bagus untuk memiliki seseorang di Kongres yang benar-benar memahami perjuangan itu,” komentar @Lauralouisiana.Ocasio-Cortez telah meredakan kekhawatiran para pengikutnya, men-tweet “jangan khawatir – kami sedang mengupayakannya”.

Menyewa rumah bersama orang lain di usia tiga puluhan tentu akan membuat reputasi politisi itu sebagai milenia yang bonafide.