Sering Dituding Dukung Negara Khilafah, Adik Prabowo Ungkap Fakta Sebenarnya


SURATKABAR.ID – Adik kandung calon presiden Prabowo Subianto, Hasyim Djojohadikusumo angkat bicara mengenai tudingan yang kerap menyerang kakaknya. Ia mengomentari fitnah Prabowo ingin mendirikan Indonesia negara khilafah atau negara dengan syariat islam.

Hasyim menegaskan, Prabowo tidak ada rencana menjadikan Indonesia khilafah. Tudingan itu baginya tak masuk akal. “Saya Kristen, saya (ikut) dirikan dan danai Gerindra, masa saya dirikan khilafah?” katanya di SCTV Tower, Jumat (2/11/18) dilansir dari liputan6.com.

Hasyim menegaskan, dia dan kakaknya bukanlah umat beragama yang radikal. Meski keduanya berbeda agama, ia menyatakan keluarga menerapkan pluralisme.

How can i be radical? Saya bukan Kristen KTP. Sesuatu yang tidak mungkin saya mau dirikan khilafah,” ujarnya.

Baca Juga: Polisi Buru Pengibar Bendera HTI di Poso, 13 Orang Dimintai Keterangan

Menurutnya, tudingan bahwa Paslon Prabowo-Sandiaga radikal dan berencana menjadikan Islam khilafah adalah fitnah yang konyol. “Saya mungkin kena fitnah seminggu sekali, soal khilafah tiap hari (difitnah). Konyol,” tandasnya.

Sebelumnya, Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto meluruskan fitnah yang ditujukan kepadanya. Prabowo mengaku selama ini membela Pancasila tapi difitnah mendukung khilafah.

“Sedikit sedikit ulama dibilang radikal, anti Pancasila. Loh saya dari kecil sumpah saya untuk membela Pancasila dan NKRI, eh saya malah dibilang ngedukung khilafah, ISIS dan lain sebagainya,” kata Prabowo saat menghadiri deklarasi relawan Rhoma Irama, di Soneta Record, Jalan Tole Iskandar, Sukamaju, Cilodong, Depok, Minggu (28/10/18) dilansir dari detik.com.

Prabowo mengatakan bahwa suasana sekarang penuh curiga, saling fitnah, dan saling menuduh. Selama ini, dia merasa menjadi korban kecurangan dan fitnah.

“Saya bilang, orang sudah mulai fitnah, ada niat niat yang biasalah. Jangankan pesta Pilpres, sepak bola antarkecamatan aja ada curang curangnya, nah kita ini yang dikit dikit di-prittt, yang sana enggak,” Jelas Prabowo.

Meski demikian, Prabowo mengimbau pendukungnya untuk tetap tenang. Dia mengibaratkan situasi ini seperti saat Nabi Muhammad dihina tetapi tetap sabar.

“Saya anjurkan jajaran kita tenang, sejuk, jangan terpancing, jangan mudah dibikin marah. Saya kira baginda nabi besar kita juga dihina tapi beliau sabar,” imbuhnya.