Jelang Setahun Anies Pimpin DKI, Tak Disangka Begini Kabar Rumah DP Rp 0 Unggulannya


SURATKABAR.ID – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan genap memimpin Ibu Kota Jakarta pada Selasa (16/10) mendatang. Dan menjelang satu tahun Jakarta berada di bawah kepemimpinan Anies, bagaimanakah perkembangan proyek rumah DP Rp 0 di Pondok Kelapa, Jakarta Timur?

Diwartakan Detik.com, Senin (8/10/2018), Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta pernah mengatakan akan meluncurkan rumah DP nol persen pada Oktober 2018. Saat ini, Pemprov DKI tengah menyiapkan tiga peraturan gubernur (Pergub) untuk digunakan sebagai dasar hukup program tersebut.

“Kami sedang menyusun di mana targetnya adalah di bulan Oktober sudah bisa launching mengenai DP Rp 0,” jelas Plt Kepala Dinas Perumahan Meli Budiastuti dalam rapat KUPA PPAS yang digelar di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (24/9) lalu.

Tiga peraturan gubernur saat ini masih dalam tahap pembuatan. Adapun pergub tersebut adalah, pertama mengenai skema pembiayaan, kedua pembentukan Badan Layanan Usaha Daerah (BLUD). Ketiga adalah struktur organisasi yang akan ada di BLUD tersebut.

Lebih lanjut Meli menambahkan, Pemprov DKI Jakarta dalam APBD Perubahan 2018 mengajukan usulan Rp 717 miliar. Tingginya angka tersebut dimaksudkan untuk segera mewujudkan program andalan Gubernur DKI Anies Baswedan.

Baca Juga: Anies Akhiri Izin Reklamasi, Begini Tanggapan Pedas PDIP

Ia menjelaskan, dana tersebut akan digunakan untuk membangun sebanyak 3.000 unit rumah dengan DP nol persen untuk warga. “Kalau mengacu 2018 kan sekitar 3.000-an. Tapi nanti kita hitung lagi,” imbuh Meli kemudian.

Sebagai informasi, program rumah dengan DP Rp 0 sendiri akan membantu warga untuk mendapatkan hunian dalam waktu singkat. Melalui program ini, Pemprov DKI yang terlebih dahulu menanggung DP untuk mendapatkan rumah tersebut.

“Maksud dari DP Rp 0, masyarakat tidak mempersiapkan uang cash sebesar 20 persen (untuk DP). Selama ini mungkin masyarakat kalau mau mendapatkan rumah dengan DP 20 persen,” ungkap Meli.

Senada dengan Meli, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga pernah mengungkapkan bahwa program rumah DP 0 persen akan terus berjalan. Ia memastikan program unggulannya tak akan mandek di tengah jalan.

“Jalan terus kok. Begini, kalau tidak ada berita bukan berarti tidak ada pergerakan. Kalau kita tidak mengumumkan bukan berarti tidak ada. Jalan terus. Dan justru kalau kita banyak berkabar, apa yang dikerjakan? Itu jalan terus,” ujar Anies di Jakarta Utara, Kamis (6/9).

Hingga saat ini belum ada satu unit pun dari rumah DP Rp 0 yang dijual kepada warga. Padahal UPT rumah DP 0 Rupiah sudah dibentuk. Seperti ditegaskan oleh Anies, program rumah tersebut nantinya akan dijual apabila sudah siap seluruhnya.

“Nanti begitu siap semua dibangun. Jangan khawatir. Itu jalan terus. Itu program prioritas kok,” tegas Anies.

Target Agustus dari Sandiaga Uno

Diberitakan sebelumnya, Sandiaga Uno yang sudah melepaskan jabatan sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta sudah memberikan pesan pada Pemprov DKI. Sandiaga berpesan agar rumah DP 0 Rupiah sudah mulai dapat dipesan pada Agustus. Itu berarti sudah lebih dari satu bulan yang lalu.

“Waktu saya tinggal, saya mengucapkan satu instruksi. Saya menginstruksikan bahwa akhir bulan (ini) harus bsia sudah dipesan,” ujar Sandiaga saat menghadiri launching anak-anak Warakas Maju dan Bahagia, di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (11/8) lalu.

Bukan hanya sekali pernyataan tersebut disuarakan Sandiaga. Pada Kamis (26/7), ketika masih mengemban jabatan Wakil Gubernur, ia mengungkapkan rumah sudah bisa dipesan pada Agustus 2018. Ketika itu, Sandiaga juga mengungkapkan, skema pembiayaan bakal rampung pada awal Agustus.

“Skema pembiayaannya itu beres, ya (di awal Agustus). Kita ingin bisa ditawarkan kepada publik segera. Paling tidak, mungkin pertengahan atau akhir Agustus,” kata Sandiaga di Balai Kota DKI, di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, pada Kamis (26/7).