Ma’ruf Amin Sebut Diluncurkan Oktober, Ini Komentar Menperin Soal Esemka


SURATKABAR.ID – Calon wakil presiden KH Ma’ruf Amin menyebut bahwa mobil Esemka akan diproduksi besar-besaran dan diluncurkan pada bulan Oktober 2018.

“Bulan Oktober nanti akan diluncurkan mobil nasional bernama Esemka, yang dulu pernah dirintis oleh Pak Jokowi. Akan diproduksi besar-besaran,” ujarnya ketika memberikan tausiah di ratusan santri dan ulama Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantresn Nurul Islam, Jamber, Kamis (27/9/2018) lalu, dikutip dari tempo.co.

Lantas, benarkah bulan ini mobil Esemka akan diluncurkan?

Soal mobil Esemka, Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto tidak menjelaskan secara spesifik kapan mobil tersebut akan diluncurkan. Selain itu, menurutnya saat ini yang akan didahulukan produksi dan peluncurannya adalah Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes).

“Kita kan sudah meluncurkan yang namanya AMMDes. Mobil itu perkriteria bukan mobil dengan nama, seperti Esemka,” terang Airlangga di Jakarta Selatan, seperti dilansir dari kompas.com, Senin (8/10/2018).

Baca juga: Mobil Esemka Lama Tak Terdengar, Ma’ruf Amin: Oktober Akan Diproduksi Masal

Airlangga menambahkan, perkembangan terkini soal produksi atau peluncuran Esemka masih belum bisa diinformasikan. Termasuk kapan akan diproduksi besar-besaran dan diluncurkan ke publik.

Sedangkan jika berbicara soal AMMDes, ia memastikan bahwa AMMDes akan digunakan sebagai angkutan pedesaan.

“Jadi kriteria untuk angkut perdesaan sudah kita siapkan. Ini tentunya bagus dan untuk Esemka ditunggu saja,” katanya.

Keterangan Airlangga ini juga diperkuat oleh penjelasan Presiden Komisaris PT Kiat Mahesa Wintor Indonesia (KMWI) dan PT Kiat Mahesa Wintor Distributor (KMWD) Sukiat.

Menurut Sukiat, proyek mobil Kiat Esemka saat ini telah mendekati tahap diskusi final. Sedangkan untuk peluncuran, Kiat mengataka, dijadwalkan setelah proses produksi AMMDes resmi berjalan mulai Januari 2019.

Selain itu, Sukiat juga memberikan sedikit bocoran bahwa untuk produksi awal, Esemka akan diluncukan dengan model sport utility vehicle (SUV). Namun, SUB yang dimaksud bukanlah Garuda 1 yang sempat ramai diperbincangkan beberapa waktu belakangan.