Digugat Penyanyi Singapura, Elvy Sukaesih Siapkan Ratusan Pengacara


SURATKABAR.ID – Elvy Sukaesih digugat penyanyi asal Singapura, Megawati alias Mega Makcik. Gugatan perdata senilai 2,5 miliar rupiah dilayangkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

Misrad, kuasa hukum Elvy Sukaesih, menganggap gugatan Mega Makcik salah alamat. Dia juga tak segan menyebut Mega hanya mencari popularitas dari kasus ini.

“Yang kontrak publikasi lagu itu bukan Elvy Sukaesih, tapi PT Emipro. Itu perusahaan rekaman yang punya kontrak. Tapi kalau dia menggugat Emipro, siapa sih Emipro itu, nggak ngetop dia,” kata Misrad, di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu (12/09/18) dilansir dari Tempo.co.

Misrad menganggap Mega Makcik hanya ingin terkenal. “Yang digugat Elvy Sukaesih, padahal tidak ada hubungannya,” ujarnya.

Baca Juga: Anggita Sari Blak-blakan Soal Berhubungan Intim Dengan Fredy Budiman di Lapas

Merasa terusik, pihak Elvy Sukaesih berniat untuk melaporkan Mega Makcik ke polisi. Menariknya, Misrad menyebut bakal melibatkan ratusan pengacara dalam pelaporannya nanti. “Saya bersama ratusan lawyer dari Elvy Sukaesih akan melakukan melaporkan secara pidana, tentang pencemaran nama baik, pidana mengenai ganti rugi dan sebagainya.”

Seperti diberitakan sebelumnya, Mega Makcik menuding Elvy Sukaesih ingkar terhadap perjanjian yang mereka buat. Mega mengaku sudah mengeluarkan uang puluhan juta kepada PT. EMMI Pro, milik Elvy Sukaesih, untuk pembuatan album kompilasi.
Namun setelah hampir lima tahun, menurut Mega Makcik, Elvy Sukaesih tak kunjung memenuhi janjinya. Mega akhirnya melayangkan gugatan perdata senilai 2,5 miliar rupiah.

Bulan lalu, Elvy Sukaesih tak hadir di sidang perdananya. Ratu Dangdut itu hanya mengutus kuasa hukumnya, Sugiono. “Umi nggak bisa hadir karena ada jadwal (kerja). Sudah dikuasakan ke kami,” kata Sugiono.

Elvy Sukaesih beberapa waktu lalu juga sering muncul di media setelah anaknya kedapatan mengkonsumsi narkoba. Hal tersebut merupakan cobaan yang berat karena ketiga anak Elvy terbukti menggunakan narkoba dan ditangkap di saat yang bersamaan.