Roro Fitria Bingung Saat Ditanya Hakim, Uang Rp 1,1 Miliar Kok Lenyap dari Rekening?


SURATKABAR.ID – Roro Fitria, artis cantik bersuara imut itu mendapat cecaran dari hakim saat dirinya diadili terkait kasus penyelahgunaan narkoba di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Selasa (07/08/2018) kemarin,. Ada keanehan yang diungkapkan oleh hakim. Pasalnya, ada sekitar Rp 1,1 miliar uang yang lenyap dari rekening milik Roro yang tengah menjadi terdakwa penyalahgunaan narkoba.

Temuan itu disampaikan dan ditanyakan langsung ke terdakwa kasus narkoba Roro Fitria dalam persidangan dengan agenda pemeriksaan saksi di PN Jakarta Selatan, Selasa kemarin, seperti dilansir dari laporan AntaraNews.com, Jumat (10/08/2018).

“Ini rekeningmu. Kamu tahu persis rekeningmu nilainya berapa dan pada kenyataannya di sini ada Pbk (pemindahbukuan) senilai Rp 1,1 miliar,” ujar Hakim Irwan dengan nada bertanya ke arah terdakwa Roro Fitria.

Roro yang saat itu ditanya hakim tampak bingung dan melihat ke arah penasihat hukumnya. Meski tidak mengkonfirmasi pernyataan hakim, Roro tampak mengangguk usai mendengar temuan hakim mengenai pemindahbukuan uang senilai Rp 1,1 miliar dari rekeningnya itu.

Dalam persidangan, Hakim Irwan turut menanyakan waktu pemindahbukuan. Namun, Roro selaku pemilik rekening mengaku tidak tahu mengenai waktu pemindahan dana terkait.

Baca juga: LP3HI Minta Kapolri Rehabilitasi Nama Baik Luna Maya dan Cut Tari dalam Kasus Video Skandal

Penjelasan Hakim, terdakwa perlu mengetahui besaran dari rekeningnya karena rekening milik Roro Fitria termasuk uangnya masih menjadi objek pemeriksaan.

“Ini nanti akan, atau dikembalikan kepada saudara atau dirampas. Ini ditentukan dari hasil pemeriksaan. Saudara perlu tahu nilai uang yang ada di rekeningmu ini cukup lumayan tinggi senilai Rp 1 miliar lebih, tapi ada Pbk, pemindahbukuan, sisanya tinggal 1 juta,” beber Hakim Irwan, sebagaimana dikutip dari laman TribunNews.com.

Pemindahbukuan

Selepas persidangan, Roro tampak diam saat ditanya awak media mengenai pemindahbukuan Rp 1,1 miliar dari rekeningnya.

“Itu uang keluarga,” jawab Roro dengan nada pelan.

Sementara itu, Asgar Hasrat Sjafrie selaku kuasa hukum Roro Fitria mengatakan, pihaknya akan mempelajari lebih lanjut temuan hakim itu.

“Nanti saya cek ya, karena itu kan uang keluarga. Kami baru tahu juga karena itu istilah perbankan untuk pemindahan buku,” jelas Asgar.

Diungkapkan oleh Kuasa hukum Roro, selama ini buku rekening tersebut ada di penegak hukum, khususnya kejaksaan untuk kepentingan pemeriksaan.

“Roro juga bingung sih, kami dari pengacara juga belum mengetahuinya, karena Roro kalau mau melakukan sesuatu tidak bebas, jadi jika mau melakukan sesuatu bicara pada kami (penasihat hukum),” tukas Asgar selepas sidang.

Diketahui, Majelis hakim mengkonfirmasi aliran dana untuk pembelian narkoba dari Roro Fitria ke Wawan Hertawan dari keterangan saksi seorang pegawai bank, Raditya Perkasa Dwi Putra, di PN Jakarta Selatan.

Dalam keterangannya, saksi mengkonfirmasi ada transfer uang senilai Rp 5 juta dari Roro Fitria ke Wawan Hertawan pada 14 Februari 2018.

Setelah menerima uang, Wawan lanjut mengirim Rp 4,3 juta ke seseorang bernama Nila Asiani, demikian keterangan saksi.

Roro Menunggu Sabu

Sebelumnya, petugas dari Polda Metro Jaya menangkap Roro Fitria di rumahnya, kawasan Ragunan, Jakarta Selatan, pada 14 Februari lalu. Saat ditangkap, Roro tengah menunggu sabu yang ia pesan dari YK dengan perantara WH atau Wawan.

Untuk kasus penyalahgunaan narkoba, Roro Fitria dijerat dengan tiga pasal, di antaranya Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, khususnya mengenai menyimpan, memiliki, dan menguasai; Pasal 127 ayat (1) huruf a UU No.35/2009 tentang penyalahgunaan; dan Pasal 132 UU RI No.35/2009 mengenai pemufakatan jahat.