Kiai Maruf Amin Cawapres, PA 212 Tetap Tak Akan Dukung Jokowi

SURATKABAR.IDJuru bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin mengatakan pihaknya tidak akan mendukung Joko Widodo (Jokowi) meski telah memilih ulama Maruf Amin sebagai calon wakil presidennya (cawapres).

Menurut Novel, tidak mendukung Jokowi adalah harga mati siapapun cawapresnya.

“Harga mati untuk kami tidak dukung Jokowi biar dipasangkan sama siapa saja,” kata Novel saat dihubungi, dikutip Tempo, Kamis (9/8/2018).

Novel mengakui PA 212 dan Maruf Amin punya sejarah bersama. Hal itu terjadi saat berupaya agar Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dihukum dalam kasus penodaan agama.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang diketuai Ma’ruf mengeluarkan fatwa bahwa perkataan Ahok soal Surat Al-Maidah sudah menodai agama Islam.

Baca juga: Maju jadi Cawapres Jokowi, Segini Harta Kekayaan KH Ma’ruf Amin

Meski begitu, menurut Novel, antara PA 212 dan Maruf Amin sudah tidak sejalan.

“Sebelumnya kami masih simpati karena fatwa tegasnya, tapi tidak semenjak menjadi orang Istana,” kata dia.

Maruf Amin sendiri menyebut akan merangkul ulama alumni 212 yang selama ini dinilai bersebrangan dengan pemerintah.

“Saya selalu merangkul mereka, karena saya juga alumni 212, dulu kan saya yang gerakan aksi 212, cuma sesudah Ahok (dipenjara), saya selesai,” kata Kiai Ma’ruf di rumahnya, Jalan Lorong 27, Koja, Jakarta Utara, dikutip Jawapos, Kamis (9/8/2018) malam.

Kiai Maruf Amin menyebut telah berkomunikasi untuk tidak lagi membuat gerakkan setelah mantan Basuki Tjahaja Purnama ditahan, namun itu tidak diindahkan.

“Mereka keterusan, makanya saya bilang sudah cukup selesai, mari kita membangun bangsa,” ucapnya.

Jokowi resmi mengumumkan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maruf Amin menjadi cawapresnya dalam pemilihan presiden atau pilpres 2019.

Hal tersebut diumumkan Jokowi di Restoran Plataran Menteng, Jakarta, Kamis, 9 Agustus 2018.

“Dengan perenungan yang mendalam dan masukan saran dari seluruh elemen masyarakat, saya memutuskan dan telah mendapatkan keputusan dari koalisi Indonesia kerja yang akan mendampingi saya sebagai calon wakil presiden adalah Prof Dr KH Ma’ruf Amin,” ujar Jokowi.