JK Bersedia jadi Cawapres Jokowi, AHY Beri Sindiran Tajam


SURATKABAR.ID Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY) menyindir Wapres Jusuf Kalla (JK). AHY menyoroti niat JK yang akan ikut kembali di Pilpres 2019 meskipun sudah pernah dua kali menjabat sebagai Wapres.

Putra Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu menegaskan bahwa aturan yang membatasi presiden dan wakil presiden hanya bisa menjabat dua kali sudah tepat untuk mencegah terjadinya kekuasaan yang tanpa batas.

“Jika kepemimpinan yang berlangung terlalu lama bisa saja terjadi penurunan dalam peforma, termasuk juga dalam integritas dan sebagainya,” kata AHY dalam silaturahmi dengan media di Jakarta, Sabtu (21/7/2018), dikutip dari kompas.com.

Menurut AHY, aturan mengenai batasan masa jabatan presiden maupun wapres tidak hanya di Indonesia. Misalnya di Amerika Serikat, presiden atau wapres hanya boleh dua periode, dimana satu periodenya adalah empat tahun.

Baca Juga: JK Bersedia Dampingi Jokowi Lagi di Pipres 2019, Tapi Ini Syaratnya

“Tentu ada yang berpendapat kalau masih oke kenapa tidak dilanjutkan. Tetapi, juga harus dimaknai keniscayaan sebuah bangsa adalah terjadinya regenerasi yang diciptakan dengan matang,” katanya.

Mantan prajurit TNI tersebut lantas mengutip pernyataan salah satu Proklamator Indonesia, Bung Hatta. AHY mengingatkan bahwa BUng Hatta berpesan bahwa pemimpin yang baik adalah yang mampu menyiapkan penggantinya.

“Ingat setiap zaman membutuhkan pemimpinnya sendiri, oleh karena itu saya lebih cenderung marilah sebagai bangsa lebih banyak berpikir bagaimana melakukan regenerasi yang baik, bagaimana melakukan penyiapan terhadap generasi penerus kita,” ucap dia.

Sebelumnya, JK menyatakan dirinya akan siap untuk kembali mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019 mendatang. Namun hal itu hanya bisa terjadi jika undang-undang memperbolehkan dirinya kembali maju untuk jabatan yang sama pada Pilpres 2019.

“Demi bangsa dan negara. Ini kita tidak bicara pribadi saja. Bicara tentang bangsa ke depan,” kata Kalla di Kantor Wakil Presiden RI, Jakarta, Selasa (17/7/2018), dikutip dari kompas.com.


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler


Berita sebelumyaDikecam dan Disebut Kafir karena dukung Jokowi, TGB Tegas Jawab Begini
Berita berikutnyaSebelum Ledakan Mobilnya, Neno Warisman Sebut Ada Pria Berseragam